Hukum_Kriminal
Rabu 30 September 2020 01:08
Yan Sandi Koordinator LPPNRI. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI), menduga adanya manipulasi data dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada Perumahan KPN Satya Karya yang terletak di Jalan Desa Kedaung Wetan, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Yan Sandi Koordinator LPPNRI, menjelaskan Perumahan KPN Satya Karya merupakan milik KORPRI yang seharusnya mengikuti aturan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunannya. Namun, sejak diresmikannya perumahan tersebut oleh Walikota Tangerang, Arief Wismansyah belum diduga mengantongi IMB.

“Selayaknya, sebelum melakukan pembangunan perumahan itu, selesaikan dulu izinnya. Pertanyaannya siapa yang menjamin izin yang diterbitkan nanti sesui site plan,” kata Yan Sandi dalam keteranganya, di Tangerang, Selasa (29/09).

BACA JUGA: Perumahan KORPRI Kota Tangerang Diduga Tanpa IMB

Ia menuding ada pejabat esselon II yang memback up pembangunan Perumahan KPN Satya Karya. Sebelum keluarnya IMB, pihak kontraktor telah berani membangun perumahan itu hingga tahap 75 persen.

“Justru adanya pejabat dibelakang pembangunan tersebut, harus taat aturan. Bukan melanggar aturan dan menyalahgunakan wewenang dalam mengangkangi aturan yang ada,” cetusnya.

Selain itu, dia juga menilai atas izin yang telah dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang adanya dugaan manipulasi data.

“Saat saya menerima surat balasan dari dinas (DPMPTSP), ada indikasi manipulasi data yang dilakukan. Karena adanya kejanggalan atas informasi yang diberikan ke kami,” demikian Yan Sandi. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek