Ekonomi
Sabtu 05 Oktober 2019 08:47
Astawiyah ditemani Satiri dan rekanya di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (04/10). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

TANGERANG – Petang itu jelang maghrib, telepon (whatsapp) saya berdering. Diujung sana tersambung seorang relawan kesehatan-Ahmad Satiri yang dengan gigih terus memperjuangkan kesembuhan seorang ibu senja. Astawiyah (68) penderita tumor colli dextra ganas sejak beberapa tahun belakangan.

Ahmad Satiri, pemuda asal Gunung Kaler Kabupaten Tangerang ini memang di kenal sebagai sosok suka membantu, menolong orang-orang yang tengah sakit dan kesusahan diwilayahnya dengan aksi-aksi sosialnya.

Petang itu, ia kembali mengabarkan kepada saya tentang kondisi terkini Astawiyah dan menepati janjinya akan membawa Astawiyah ke rumah sakit. Dan akan terus memperjuangkan Astawiyah hingga dapatkan pelayanan kesehatan maksimal.

“Hallo kang. Alhamdulillah ibu Astawiyah sudah masuk rumah sakit dan dapat kamar rawat inap,” Satiri mengabarkan, Jumat (04/10) dengan suara terasa gembira.

“Insya Allah kang, hari Senin nanti ibu Astawiyah akan segera dilakukan tindakan operasi oleh dokter di RSUD Kabupaten Tangerang ini,” jelas dia lagi.

Seperti diketahui, Astawiyah warga Kampung Bojong RT.05/03 Desa Cibetok, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang saat ini kondisinya memang memprihatinkan dan sangat membutuhkan perhatian. Sudah hampir lima bulan lamanya ia menunggu kamar rawat inap di RSUD Kabupaten Tangerang.

Di waktu-waktu inilah, Satiri mengungkap, betapa Astawiyah sering kali dilanda kesakitan. Setiap malam susah tidur akibat benjolan (tumor ganas) di lehernya yang ia derita sejak tahun 2016 lalu tiap hari kian membesar.

BACA JUGA: Menderita Tumor Ganas Warga Tangerang Ini Butuh Bantuan

Astawiyah sendiri diketahui seorang diri alias menjanda, ditemani oleh dua orang puterinya yang juga salah satunya sudah sendiri pula. Rumahnya pun sudah banyak yang rapuh oleh sebab keterbatasan ekonomi yang pas-pasan.

Mungkin karena faktor keterbatasan, ketidakmampuan, kemiskinan tersebutlah hingga Astawiyah seperti terabaikan untuk mendapatkan layanan kesehatan oleh pemerintah, menurut Satiri.

“Terus yang membiayi ibu Astawiyah masuk rumah sakit saat ini siapa kang?,” tanya saya.

“Sementara di tangani oleh KIS APBN, kang,” jawab Satiri.

“Bagaimana dengan pemerintah daerah, seperti lurah, camat, dewan [wakil rakyat] dan lainnya apa sudah ada bantuan ke ibu Astawiyah,” lanjut saya.

“Belum kang. Pejabat semua masih tidur,” jawab Satiri dengan satire. “Sekali lagi mohon bantuan dan doanya kang, semoga ibu Astawiyah lekas sehat dan sembuh,” Satiri mengakhiri.

Mengutip sumber, penyebab umum tumor colli atau benjolan di leher bisa disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening terdiri dari sel-sel yang melindungi tubuh dari serangan infeksi dan sel-sel ganas yang menyebabkan kanker.

Pembengkakan itu umumnya terjadi saat tubuh mencoba berjuang memerangi infeksi yang terjadi ketika seseorang jatuh sakit. Pembengkakan kelenjar getah bening juga disebabkan oleh kondisi-kondisi seperti radang tenggorokan, radang amandel, infeksi mulut dan gigi, infeksi sinus, infeksi telinga, dan infeksi bakteri di kulit kepala. (ZIE/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek