Lapsus
Minggu 02 Desember 2018 09:18
Camat Periuk Kota Tangerang Sumardi (kiri) ditemani Plt Lurah Sangiang Jaya Bahrul Ulum. (FOTO: IST)
\"Share

BANTENEXPRES – Musim penghujan telah tiba, beberapa daerah dan kawasan masih menyisakan persoalan banjir. Seperti halnya di Kota Tangerang beberapa titik kerap menjadi langganan banjir juga genangan seusai hujan mengguyur.

Antaranya dibeberapa kawasan Ciledug Indah dan Kecamatan Periuk serta sebagian Perumnas Tangerang. Namun, banjir dan genangan itu kini mulai terurai dibenahi Pemerintah Kota Tangerang.

Lewat berbagai program, Pemerintah daerah Kota Tangerang terus sigap mengatasi persoalan banjir tersebut. Seperti pembangunan pintu air  juga sheet pile Kali Ledug, Rehab Turap Perumahan Total Persada dan Pembuatan Sumur Dalam di Kecamatan Periuk, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga genjot pembangunan dibidang infrastruktur, antaranya, jalan, drainase, tanggul dan prasarana lainnya demi meningkatan pelayanan publik. Sehingga diharapkan persoalan banjir ini segera dientaskan.

Pemkot Tangerang pun menargetkan pembangunan pintu air itu akan dapat menangai persoalan banjir di wilayah barat (Kecamatan Periuk), seperti di Taman Elang, Situ Bulakan, Periuk Damai Total Persada.

Dapat diketahui, fungsi dari pembangunan pintu air dan sheet pile ini untuk menahan limpahan air dari Kali Cirarab, sebab banjir yang kerap terjadi disaat penghujan tiba disebabkan karena limpahan air dan proses penurapan yang belum selesai, waktu itu.

Sebagai informasi, untuk menangani persoalan banjir selama lima tahun terakhir Pemkot Tangerang sudah membangun turap di 235 titik. Kemudian Pemkot juga telah membangun 1.466 ruas sistem drainase atau sepanjang 626,865 kilometer.

Sementara untuk di pemukiman warga, penanganan banjir dilakukan dengan membangun embung yang tujuannya adalah untuk menampung kelebihan air hujan sehingga tak membanjiri pemukiman warga. Sampai saat ini, telah terbangun sembilan embung dan menargetkan kembali membangun enam embung lainnya.

Pun, untuk pusat pengendali banjir yang telah dibangun Pemkot Tangerang sejak tahun 2014 hingga sekarang mencapai 75 lokasi. Pembangunan ini sejalan juga dengan pekerjaan pintu air yang telah terbangun di delapan lokasi dan Pemkot Tangerang juga akan kembali membangun enam pintu air tambahan yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini.

“Pemerintah Kota Tangerang akan terus melakukan penanganan masalah banjir di Kota Tangerang khususnya di Kecamatan Periuk. Seperti halnya dengan menerapkan sistem pompanisasi dari Situ Bulakan ke Situ Cirarab ini," ungkap Walikota Tangerang Arief Wismansyah saat meninjau Situ Bulakan, baru-baru ini.

Menurut Walikota, dengan luas sekitar 20 hektar, Situ Bulakan seharusnya mampu menjadi sumber resapan air di wilayah Kecamatan Periuk. Ditambah lagi dengan sistem pompanisasi ke Situ Cirarab. Dengan demikian, titik banjir yang ada di Kecamatan Periuk diharapkan  dapat teratasi karena manajemen situ dan pengairan telah dikelola. "Pemkot akan Fokus membahas penanganan banjir," tegas Walikota.

Perlu diketahui pula, sudah sekira puluhan paket pembangunan infrastruktur di Kecamatan Periuk saat ini telah dikerjakan agar bisa dinikmati masyarakat di lima wilayah kelurahan Kecamatan Periuk, seperti persoalan banjir diatas dan juga Peningkatan Jalan Lingkungan.

Seperti proyek pembangunan jalan protokol, 3 pembangunan jembatan, 16 proyek jalan lingkungan, 6 proyek saluran air, 3 proyek pembangunan turab, 2 Pengerukan Sungai, 4 Pemeliharaan bantaran sungai, 3 pembangunan sarana dan prasaranan rusunawa.

Kemudian 3 Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat, 7 Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Dasar Terutama Bagi Masyarakat Miskin, 3 Pembangunan Gedung Kantor dan Sekolah dan lainnya. Pembangunan-pebangunan ini hasil pengajuan musrenbang Kecamatan Periuk yang berkategori skala prioritas. Dan realisasi pembangunan ini disambut gembira warga. (ADV/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek