Politik
Minggu 18 Februari 2024 22:41
DPD PKS Kota Tangerang menggelar konferensi pers menyikapi proses Pemilu 2024. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - DPD PKS Kota Tangerang menilai pelaksanaan pesta demokrasi alias Pemilu 2024 yang baru saja digelar, 14 Februari kemarin kurang manusiawi. Meski tidak separah pada Pemilu 2019.

"Kami memprediksi sejak awal, potensi penyelenggaraan Pemilu yang menurut kami kurang manusiawi akan terulang kembali dan faktanya demikian walaupun tidak separah 2019," kata Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Arief Wibowo pada konferensi pers, di Kantor DPD PKS, Ahad (18/02) petang menyikapi Pemilu 2024.

Arief mengatakan, publik bisa menyaksikan bahwa moment Pemilu kemarin begitu berat beban penyelenggara dalam melaksanakan mekanisme Pemilu yang sudah ditetapkan.

"Sehingga ini menjadi catatan penting demokrasi kita kedepan untuk betul-betul mempertimbangkan proses pelaksanaan Pemilu yang lebih manusiawi," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun 2024 yang telah berjalan di Tanah Air dengan kondusif.

"Kedua, kami mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang yang telah menyelenggarakan pemungutan suara pada tanggal 14 kemarin," tutur Arief.

Kendati demikian, pihaknya memberikan sejumlah catatan atas terselenggaranya Pemilu 2024 di Kota Tangerang. Diantaranya persoalan logistik, seperti kertas surat suara yang tertukar antar dapil.

Kemudian, kurangnya kertas surat suara bahkan pihaknya menemukan ada kertas suara yang presidenya ada, pusatnya ada, provinsinya ada, tapi kertas suara untuk Kota Tangerang tidak ada.

"Itu kami temukan di Kelurahan Tanah Tinggi Kota Tangerang, kami juga temukan politik uang. Dan kami sudah laporkan itu ke Bawaslu," ungkap Arief.

Sejak hari H, lanjut dia, PKS Kota Tangerang melalui tim kuasa hukukmnya sudah menyampaikan ke Bawaslu Kota Tangerang. "Sekira ada 10-an yang kami laporkan ke Bawaslu terkait berbagai temuan dilapangan yang kami temukan," kata dia.

PKS Kota Tangerang ingin memastikan semua potensi pelanggaran maupun kecurangan yang mengganggu proses demokrasi dan menciderai kualitas demokrasi di Kota Tangerang bisa ditindaklanjuti ke Bawaslu.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Kota Tangerang yang telah memberikan dukungan atas proses Pemilu 2024 yang telah digelar," kata dia.

"Khususnya yang telah memberikan dukungan kepada PKS, termasuk kepada para kader, saksi, relawan PKS dan semua pihak yang telah turut serta memilih dan membantu PKS," tutup Arief.

PKS juga mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk menjaga amanat suara rakyat Kota Tangerang dengan menghindari upaya untuk mengubah suara dan tindakan kecurangan serta pelanggaran lainnya.

"PKS mengajak semua pihak untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan menghormati hasil demokrasi yang telah terwujud dalam pemungutan suara ini," kata Sekretaris DPD PKS Kota Tangerang Bayu Triatmaja di waktu yang sama.

Ia menegaskan, PKS berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas dan transparan di Kota Tangerang.

"Kami yakin KPUD dan Bawaslu Kota Tangerang dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dalam menghadirkan proses Pemilu yang kredibel dan berintegritas, bagi peningkatan kualitas demokrasi di Kota Tangerang," tegas Bayu.

(ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek