Lapsus
Sabtu 18 Juli 2020 14:13
Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi tutup Rumah Singgah Karantina Covid-19 di Kelapa Dua. (FOTO: IST)
\"Share

TANGERANG - Rumah Singgah Karantina Covid-19 Griya Anabatic di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, resmi ditutup oleh Bupati Tangerang Zaki Iskandar, Jumat (17/07) kemarin.

Langkah ini diambil seiring dengan terus menurunnya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Diketahui, RSK Anabatic mulai beroperasi sejak tanggal 20 April 2020 sampai dengan 13 Juli 2020.

Dalam kurun waktu tersebut, RSK Anabatic sudah merawat 234 pasien, ada 225 pasien yang menjelani isolasi dipulangkan setelah didapatkan 2 kali pemeriksaan PCR negatif, 4 (empat) pasien di rujuk ke RSUD Tangerang dan RS Siloam Kelapa Dua dan 5 (lima) pasien pindah isolasi ke RSUD Tangerang.

"Alhamdulilah Rumah Singgah Karantina pasien Covid-19 Griya Anabatic Kabupaten Tangerang resmi ditutup. Saya selaku Bupati Tangerang atas nama pemerintah maupun masyarakat mengucapkan begitu banyak terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh tim dan relawan yang bertugas di Griya Anabatic," ujar Bupati Zaki.

BACA JUGA: Luncurkan Kampung Tangguh di Tangerang, Zaki Apresiasi TNI Polri

Bupati juga menjelaskan, kehadiran Rumah Singgah Karantina Griya Anabatic sangat membantu beban seluruh rumah sakit di Kabupaten Tangerang dalam merawat pasien khususnya para penderita Covid-19 tanpa gejala. 

"Saya berharap laju perkembangan Covid-19 yang sudah turun di wilayah Kabupaten Tangerang bisa dipertahankan dan bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang, tetapi kami pun dengan sarana dan prasarana yang ada dan fasilitas kesehatan yang ada, siap menghadapi hal-hal tidak terduga bahkan hal buruk sekalipun," harap Zaki.

Melansir halaman resmi infocorona.bantenprov.go.id, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang hingga Sabtu (18/07) pukul 18:00 WIB, ada 309 kasus. Antaranya 33 diawat, 261 sembuh dan 15 orang dinyatakan meninggal. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek