Lapsus
Sabtu 26 Juni 2021 10:46
Penanggung Jawab Pasar Babakan Tangerang Sis Nugraha. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Meski sudah disegel oleh Kemenkumham sebagai pemilik lahan, aktivitas pengelola Pasar Babakan masih berjalan normal pun dengan para pedagang beraktivitas seperti biasa.

Diketahui, Rabu (23/06) kemarin Kemenkumham mengambil alih pengelolaan Pasar Babakan yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol Kota Tangerang dengan menyegel dan memasang spanduk peringatan keras.

"Adanya rekomendasi BPK terkait permasalahan pengelolaan aset negara khususnya dalam pengelolaan Pasar Babakan menjadi atensi serius," kata Kepala Biro Keuangan Kemenkumham Wisnu Nugroho Dewanto, Rabu (23/06).

Pihaknya juga mengatakan sebenarnya ada potensi untuk masuk kas negara, tapi tidak pernah disetorkan ke kas negara.

Retribusi pedagang di Pasar Babakan yang selama ini dikelola pihak swasta atau pribadi sangat tidak dibenarkan. Seharusnya retribusi pedagang di pasar tersebut masuk ke kas negara, menurutnya.

Kasubag Barang Milik Negara Kemenkumham Adi Gunawan menambahkan, retribusi di Pasar Babakan ini seharusnya masuk ke kas negara berbentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Itu dimulai berdirinya pasar ini tidak ada PNBP-nya ke negara. Sehingga ada temuan dari BPK itulah yang harus kita tindak lanjuti," kata Gunawan seusai melakukan penyegelan di kantor pasar Babakan.

Menanggapi hal ini, penanggung jawab Pasar Babakan Sis Nugraha menepis tudiangan adanya potensi kerugian negara di Pasar Babakan.

"Sekarang kalau ada kerugian negara, saya tidak tahu konsekuwensi pinjam pakai itu. Karena itu G to G, (Government to Government) itu adalah pinjam pakai," kata Sis ditemui awak BantenExpres, Jumat (25/06).

Sis berkata, lahan yang sekarang digunakan sebagai pasar tersebut bukan sebagai sewa menyewa antara swasta dengan pemerintah. Melainkan pinjam pakai dari Pemda (Pemkot Tangerang -red).

"Tapi kalau misalnya kami nyewa ke kemenkumham dan terus saya tidak bayar, ini jadi kerugian negara. Ada gak diperjanjian itu saya, gak ada dong," cetus Sis.

"Kewajiban yang mana yang tidak saya bayar? Karena kami disini adalah dititipin," ujar dia menegaskan.

"Sekarang kalau ada potensi kerugian negara, itu BPK tahun 2016 datang kesini, saya kemukankan apa adanya. Berarti ini terjadi pembiaran oleh kemenkumham," kata dia lagi menjelaskan.

Sementara itu, imbas adanya pengambil alihan pengelolaan pasar oleh Kemenkumham ini para pedagang siap mendukung pengelola pasar yang sekarang.

"Alhamdulillah pasar tetap kondusif tidak terpengaruh terhadap pedagang. Hanya segelintir pedagang aja yang menanyakan tentang kejadian kemarin itu. Bahkan pedagang siap mendukung ke pengelola pasar yang sedang berjalan karena merasa ada kedekatan, nyaman aman dan kondusif," terangnya.

"Bahkan para pedagang siap diundang kapan aja kalau dibutuhkan sebagai rasa solideritas. Agar pengelola yang sedang berjalan berkesinambungan," kata dia.

Pihaknya juga akan tetap bertahan di Pasar Babakan hingga adanya putusan pengadilan. Diketahui melalui kuasa hukumnya pengelola Pasar Babakan PT Pancakarya Griyatama melayangkan gugatan Ke PN Tangerang, Senin (21/06).

PT Pancakarya Griyatama melakukan gugatan perbuatan melawan hukum atas pengalihan pengelolaan Pasar Babakan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tangerang kepada PT Andhara Berkah Mandiri.

"Kami sudah laporkan/gugatan ke PN melalui kuasa hukum kami. Sekarang tinggal kita tunggu proses hukumnya. Posisi kita adalah dititipin oleh Pemda, karena dulu pasar babakan ini yang berhak adalah Pemkot Kota Tangerang," imbuh dia.

"Kapapun kalau kami suruh pergi, kami siap. Mau hari ini mau besok kami siap, yang penting sesuai dengan aturan. Dari awal sebetulnya saya tidak mengharapkan main pake surat atau dialihkan, kita duduk bersama lah bahas masalah, cari solusi. Yang enaknya bagaimana," ucap Sis.

Anda merasa 'dikudeta' oleh pihak luar? "Salah kudeta kalau ada yang melakukan itu," jawab Sis tertawa mengakhiri perbincangan sore itu. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek