Kesehatan
Jumat 23 November 2018 06:46
Penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Lebak seperti fenomena gunung es. (FOTO: NET)
\"Share

LEBAK - Penderita Human Immuno Deficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) sepanjang tahun 2018 ditemukan sebanyak 24 kasus.
     
"Sebagian besar penyebaran kasus HIV/AIDS akibat hubungan seks bebas," ucap Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Kamis (22/11) di kutip Antara.
     
Penemuan kasus baru penyakit mematikan itu setelah mereka berobat ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan positif tertular virus HIV/AIDS. Selama ini, penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Lebak cukup memperihatinkan, sehingga perlu dilakukan pencegahan secara berkelanjutan.
     
Pencegahan HIV/AIDS melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, termasuk media. Sebab, penyakit tersebut hingga kini belum ditemukan obatnya. Selain itu juga kasus penyebaran virus mematikan tahun ke tahun meningkat.
     
"Kita minta masyarakat memiliki kesadaran melalui pendekatan agama agar terhinar dari penyakit HIV/IDS," pinta dia. Selain itu pihaknya juga mengoptimalkan sosialisasi ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga organisasi kemasyarakatan.
     
Kasus HIV/AIDS bisa menghancurkan masa depan bangsa karena penderita penyakit mematikan kebanyakan usia produktif. Dari 24 kasus temuan baru tersebut sebagian besar teridentifikasi ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya yang terlebih dahulu positif HIV/AIDS.
     
"Kami minta peran serta tokoh agama, keluarga dan masyarakat bisa mencegah penyebaran penyakit yang mematikan itu," ujarnya.
     
Ia menjelaskan, selama ini penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Lebak seperti fenomena gunung es. Mereka penderita yang diketahui positif tertular virus mematikan itu setelah berobat ke RSUD Adjidarmo.
     
Sebagian besar kasus penderita tidak terdeteksi oleh tim medis karena mereka tak dilakukan pemeriksaan. "Kami mengimbau generasi muda jangan sampai terjadi pergaulan seks bebas dan  narkoba karena rawan terhadap penyebaran HIV/IDS," tutup dia.
     
Berdasarkan laporan penderita HIV/AIDS selama kurun (2000-2017) di Kabupaten Lebak mencapai 215 orang, di antaranya 96 penderita dilaporkan meninggal dunia. (RHMT)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek