Lapsus
Rabu 25 Januari 2023 13:26
Adik kandung Menhan Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo bersama keluarga besar 25 januari 1946 tabur bunga di TMP Taruna Tangerang. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Memperingati Peristiwa Pertempuran Lengkong Ke-77 Tahun, Keluarga Besar 25 Januari 1946 melaksanakan upacara penghormatan dan tabur bunga kepada para pahlawan yang gugur pada peristiwa tersebut, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna Kota Tangerang, Rabu (25/01).

Meski tak dihadiri langsung Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, upacara tetap dilaksanakan dengan khidmat yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Mayjen TNI Dadang Hendrayudha.

Upacara peringatan Pertempuran Lengkong Ke-77 Tahun dihadiri Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, Dandim 0506 Letkol Inf Ali Imran, para Veteran Perjuangan, Keluarga para Pahlawan yang gugur, serta adik kandung Menhan Republik Indonesia, Prabowo Subianto yaitu Hashim Djojohadikusumo.

“Hari ini, baru saja dilaksanakan kegiatan tabur bunga. Seperti yang diketahui, 77 tahun yang lalu 25 Januari 1946 terjadi pertempuran hebat. Di mana Mayor Daan Mogot didampingi dua Perwira termasuk 27 kadet Taruna. Mereka masuk ke posnya Jepang untuk melucuti persenjataan, tapi ternyata terjadi pertempuran dan akhirnya semuanya gugur demi Merah Putih,” papar Mayjen TNI Dadang Hendrayudha kepada wartawan usai upacara.

Mayjen Dadang mengatakan, inti dari kegiatan ini adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa raganya untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

"Mereka mewariskan rasa cinta Tanah Air. Mereka begitu mencintai negara ini sampai mereka mengorbankan jiwa raganya, semangat pantang menyerah. Semangat ini harus kita wariskan ke generasi sekarang," ungkapnya.

Ia juga berkata, untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, generasi sekarang harus melakukan bela negara dengan cara membuat karya, berlomba menjadi yang terbaik untuk memberikan kontribusi yang positif bagi Indonesia.

“Cara untuk melanjutkan perjuangan mereka adalah dengan bela negara. Bela negara di sini adalah artinya berkarya yang positif untuk negara. Dari mulai PAUD hingga Mahasiswa, berlomba menjadi pelajar yang terbaik. Untuk yang sudah bekerja, jadi yang terbaik juga sesuai dengan profesinya. Mudah-mudahan, kalau kita punya pola pikir yang sama Indonesia akan maju,” beber Mayjen Dadang.

Sekedar informasi, dalam peristiwa Lengkong selain Mayor Daan Mogot yang gugur dalam peristiwa tersebut ada juga Lettu Soebianto Djojohadikusumo dan Taruna Soejono Djojohadikusumo yang merupakan paman dari Menhan Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo.

(ZIE/IST)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek