Olahraga
Jumat 02 Agustus 2019 22:18
Beberapa penonton memasuki lapangan sesaat sebelum pertandingan berakhir, Persita menjamu Cilegon, Jumat (02/08). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG – Kembali, Pendekar Cisadane julukan tim Persita Tangerang gagal memetik point penuh saat menjamu tim tamu Cilegon United, di Sport Center Kelapa Dua Tangerang, Jumat (02/08).

Persita Tangerang hanya berhasil meraih satu point alias 1-1 pada pertandingan pekan ke-9 lanjutan Liga 2 Indonesia untuk wilayah Barat. Satu gol Persita dicetak Sirvi Arvani di menit ke-73.

Sebelumnya Pendekar Cisadane juga harus puas berbagi angka 1-1 saat menjamu Perserang di pekan ke-8. Dalam satu pekan ini Persita Tangerang tidak bisa memanfaatkan maksimal saat main di kandang.

Hilangnya beberapa pemain andalan Pendekar Cisadane di lini belakang seperti M.Roby dan Asep Budi yang masih cedera serta pemain tengah Adittia Gigis berhasil dimanfaatkan oleh lawan.

Kekalahan ini menjadi kerugian besar bagi Persita Tangerang dan para pemain harus segera bangkit untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 2 Wilayah Barat. Persita menduduki posisi 8 dan selisih 4 poin dengan pimpinan klasemen sementara.

Coach Persita-Widodo C Putro menyangkan hasil pertandingan tersebut. Menurut eks pemain Timnas ini Cilegon United bisa memanfaatkan kekurangan pemainya.

“Memang pertandingan tadi sangat disayangkan sekali yah, secara hasil kita tidak bisa memenangkan pertandingan. Ini sangat disayangkan sekali,” ujar Widodo seusai pertandingan.

“Tapi memang situasi tadi Cilegon bisa memanfaatkan kekurangan pemain kita. Dan saya berterimakasih juga kepada pemain kami yang telah bekerja keras, meskipun hasil kurang memuaskan,” tambah dia.

Baca Juga: Persita Tangerang Hajar PSPS Riau 5-0

Sementara itu, The Volcano julukan Cilegon United berhasil bangkit lima menit sebelum pertandingan usai melalui pemain pengganti Andi Sopian. 

Coach Bambang Nurdiansyah sangat mengapresiasi kerja keras para pemainnya dalam pertandingan ini. Skema yang sudah dilatih dapat dijalankan dengan baik oleh Jalwandi dan kawan-kawan.

“Kami sadar diri bahwa kondisi pemain Cilegon tidak sekuat tim-tim lain, maka dari itu memang mencuri poin di kandang lawan saja sudah hasil yang cukup bagus bagi kami. Walaupun saya selalu sebagai pelatih menargetkan kemenangan di setiap pertandingan,” ujar Banur sapaan akrab eks pelatih Persita Tangerang ini kepada awak media.

Sebelum pertandingan berakhir [injury time], beberapa penonton memasuki lapangan. Diduga suporter ini tidak puas dan kecewa dengan permainan Pendekar Cisadane [Persita Tangerang]. Para petugas dari Polres Tangsel yang berjaga dengan sigap mengamankan penonton yang membuat ulah ini.

“Haduuuh kita udah kehilangan 10 poin nih di 5 laga terakhir, katanya setiap pertandingan ada evaluasi. Mana hasil evaluasinya, okelah lawan Cilegon udah gak ada penalti. Tapi kemenangan belum diraih juga, targetnya sih ke liga 1 tapi hasil pertandingannya malah mengarah ke liga 3,” cetus salah satu suporter mengomentari hasil pertandingan ini. (MAN/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek