Hukum_Kriminal
Sabtu 05 September 2020 18:02
DPD PKS Kota Tangerang membangun dapur umum untuk warga korban gusuran Jalan Tol, Jurumudi Kecamatan Benda. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Proses pengosongan lahan untuk pembangunan jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran alias JORR-II berjalan menegangkan. Hal ini disebabkan karena puluhan warga Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menolak nilai ganti rugi yang tidak sesuai. 

Pasca penggusuran pada Selasa (01/09) kemarin, kini warga dari RT01-02 RW01 sebagain masih bertahan dengan seadanya diantara puing gusuran.

Diketahui, warga yang menolak penggusuran ini pun melakukan aksi unjukrasa ke Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dengan harapan Pemerintah Daerah Kota Tangerang dapat membantu mencarikan solusi yang terbaik kepada para warga korban gusuran.

BACA JUGA: Ketua DPRD Minta Pemkot Tangerang Selesaikan Persoalan Warga Terdampak JORR

Selain itu, warga juga menuntut keadilan dan ganti rugi kepada pihak terkait dan tempat tinggal sementara yang layak. Aksi sempat ditemui perwakilan Pemkot dan DPRD Kota Tangerang guna memediasi.

Mengetahui hal ini, DPD PKS Kota Tangerang mengirimkan bantuan kepada korban penggusuran berupa makanan siap saji, sembako dan santunan dana tunai. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Tangerang, sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan, Sabtu (05/09).

PKS Kota Tangerang juga membangun dapur umum untuk mensuplai makanan kepada warga korban penggusuran. Tak hanya PKS, FPI Kota Tangerang juga ikut turun langsung bahu membahu sebagai bentuk empati pada warga yang memperjuangkan haknya. 

BACA JUGA: Warga Tergusur Menangis, Wali Kota Tangerang Tak Bisa Berbuat Apa-Apa

“PKS Kota Tangerang mendorong agar Pemerintah Kota bersama pihak terkait dapat bernegosiasi dan sama-sama menyepakati solusi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak,” kata Tengku Iwan dalam keterangan tertulisnya kepada BantenExpres, Sabtu (05/09).

Sebagai informasi, dampak dari penggusuran ini anak-anak mengalami trauma yang berat, menyikapi ini beberapa elemen masyarakat menghibur mereka dengan mendatangkan badut guna menghilangkan trauma. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek