Nasional
Selasa 06 Agustus 2019 11:52
Matinya listrik di Jabodetabek membuat geger warganet hingga meme-meme kocak pun muncul disosial media. (FOTO: IST-Ilustrasi)
\"Share

BANTENEXPRES - Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani memastikan arus listrik untuk sebagian di wilayah yang sempat down telah kembali normal. Tiga wilayah tersebut yakni untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

“Alhamdulillah seluruh sistem sudah normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini,” ujar Plt Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani dalam siaran pers, di Jakarta, Selasa (06/08) pagi.

Sripeni mengatakan pascapadamnya listrik yang terjadi pada Ahad (04/08), PLN telah menormalkan kembali seluruh sistem kelistrikan. Hingga Selasa pagi ini ujarnya, pembangkit yang sudah masuk sistem sebesar 12.378 MW dengan 23 GITET telah beroperasi.

Ia menerangkan, pemulihan beban padam untuk wilayah DKI Jakarta yaitu pada pukul 17.50 WIB, wilayah Banten pukul 21.20 WIB  dan wilayah Jawa Barat pukul 23.27 WIB. Pemulihan telah diupayakan serentak dilakukan pada Senin malam kemarin.

“Beban puncak listrik hari ini di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat sebesar 13.674 MW dengan daya  mampu total 15.378 MW,” terangnya.

Berikut ini ia merincikan pembangkit yang telah menyala Selasa pagi ini:

1. PLTU Suralaya 7 unit
2. Pembangkit cilegon 1 unit
3. Pembangkit Muara Karang blok 1 dan 2
4. PLTU Muarakarang 2 unit
5. Pembangkit Priok blok 1 sd 4
6. PLTU Lontar 3 unit
7. PLTP Salak
8. PLTA Saguling
9. PLTA Cirata
10. PLTU Labuan 1 unit,
11. PLTU Lestari Banten Energi
12. PLTP di Jawa Barat
13. Pembangkit Muaratwar blok 1 sd 5
14. PLTU Cirebon Electric Power
15. PLTU Indramayu 2 unit

Sedangkan yang masih dalam upaya  atau proses pemulihan pada malam nanti adalah PLTU Pelabuhan Ratu 1, PLTU Pelabuhan Ratu 3, dan PLTU Suralaya 1. “Selain itu semua jaringan 500 kV dan 150 kV sudah kembali normal,” ucapnya. 

Seperti diketahui pasokan listrik PLN mengalami gangguan pada Minggu (04/08). Imbas dari gangguan mengakibatkan lumpuhnya jaringan listrik di Jabodetabek dan sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa. Operasional transportasi massal hingga jaringan telekomunikasi ikut terdampak. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek