Lapsus
Kamis 11 Maret 2021 12:47
Ilustrasi - Peristiwa perjalanan penting Nabi Muhammad SAW yakni Isra Miraj. (FOTO: NET)
\"Share

BANTENEXPRES - Peristiwa Isra Miraj adalah kejadian luar biasa atau mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Terdapat banyak hikmah serta ilmu yang luar biasa bagi orang yang merenunginya.

Peristiwa Isra disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Isra ayat 1. Sedangkan, peristiwa Miraj disebutkan Imam Bukhori dan Imam Muslim dalam hadis panjang yang menceritakan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj.

Isra adalah berjalan malam hari dari Mekah ke Baitul Maqdis (Palestina) dan Miraj adalah naik ke langit, hingga ke langit ke tujuh dan bahkan hingga ke tempat yang lebih tinggi, yaitu Sidratil Muntaha dan Mustawa.

Isra dan Miraj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dengan ditemani oleh Malaikat Jibril setahun sebelum beliau Hijrah dari Mekah ke Madinah, yakni malam Senin 27 Rajab tahun 621 M.

Poin-poin penting peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, berikut di antaranya:

1. Nabi Muhammad Naik ke Atas Langit dengan Ruh dan Badannya
Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT hingga ke atas langit dengan badan dan ruhnya. Badan nabi Muhammad SAW masih tetap dalam bentuk aslinya, tidak berubah menjadi cahaya.

2. Pemahaman Kewajiban Sholat
Makna Isra Miraj adalah mengagungkan dan menghidupkan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Perayaan Isra Miraj akan selalu mengangkat tema kisah Isra Miraj Nabi, dengan pembahasan panjang lebar dan ditekankan pada pemahaman kewajiban sholat.

3. Nabi Muhammad Melihat Allah SWT dengan Mata Hatinya
Ketika Nabi Muhammad SAW dimirajkan oleh Allah SWT (diangkat ke atas langit ke tujuh), disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berbicara langsung dengan Allah SWT.

Namun menurut jumhur ulama bahwa Nabi Muhammad SAW saat itu tidak melihat Allah SWT dengan mata kepala beliau, akan tetapi melihat Allah SWT dengan mata hatinya.

4. Nabi Muhammad SAW Bertemu Para Nabi dan Rasul
Nabi Muhammad SAW dalam keadaan hidup bertemu dengan para Nabi dan Rasul yang telah meninggal dunia dan berdialog. Itu adalah mukjizat dan yang dipahami para ulama bahwa orang yang hidup saat ini.

Bisa saja bertemu dengan Nabi Muhammad SAW sebagai karomah yang diberikan oleh Allah SWT terhadap orang tersebut.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan bahwa berdusta atas nama Nabi Muhammad SAW adalah dosa besar dan ancamannya adalah neraka jahanam.

Orang yang mengaku bertemu Nabi Muhammad SAW atau bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW dengan dusta, maka tempatnya adalah neraka jahanam.

Berbagai sumber

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek