Politik
Kamis 07 Februari 2019 19:34
Presiden Joko Widodo saat kunjungan di Kota Tangerang. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Presiden Joko Widodo mengatakan fitnah dan hoaks akhir-akhir ini menyembur kencang, termasuk di Indonesia. Ia pun menyatakan fitnah dan hoaks itu harus diluruskan untuk menghindari perpecahan bangsa ini.

"Saya titip betul bahwa yang namanya fitnah dan hoaks harus diluruskan agar perpecahan dan gesekan bisa kita hindari," ujar Presiden saat silaturahmi dengan kiai, habib dan ustaz se-Jadetabek di Istana Negara Jakarta,  Kamis (07/02).

Ia menyebutkan semburan berita-berita fitnah, hoaks yang tiada henti, akhir-akhir ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara lain. Fenomena itu terjadi karena keterbukaan media sosial.

Jika dahulu koran bisa diedit oleh redaktur, sekarang semua warga masyarakat bisa membuat berita dan opini sendiri. Presiden Jokowi menyebutkan PM Malaysia kepada dirinya menyampaikan hal yang sama mengenai semburan fitnah dan hoaks. 

"Sultan Brunei juga menyampaikan hal yang sama, kemudian presiden dan PM di Eropa menyampaikan hal yang sama, juga para emir dan raja di Timteng menyampaikan hal yang sama karena medsos tidak bisa kita hambat dan larang," katanya.

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana membentengi pribadi warga dengan budi pekerti yang baik, karakter Islam yang baik, karakter keindonesiaan yang baik, tata krama yang baik, dan nilai agama yang baik, menurut presiden. 

"Saya kira bentengnya itu bukan dilarang atau diblok karena malah akan makin viral lagi bahasa medsosnya," kata dia. (ZIE) 

Sumber: Antara

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek