Nasional
Jumat 14 Agustus 2020 12:52
Berbaju Adat NTT, Presiden Jokowi sampaikan Pidato Kenegaraan MPR, di Jakarta, Jumat (14/08). (FOTO: Setneg)
\"Share

BANTENEXPRES - Presiden Joko Widodo mengkritik penggunaan digital media dalam menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (14/08).

Presiden Jokowi ingin semua platform teknologi harus mendukung transformasi kemajuan bangsa. Menurutnya, peran media digital yang besar harus diarahkan untuk membangun nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

"Semestinya perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click dan menumpuk jumlah like," ujarnya.

Ia meminta agar media berperan aktif untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa.

"Seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa," harapnya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Akan Berikan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menyebut penegakan nilai-nilai demokrasi juga tak bisa ditawar.

Demokrasi harus tetap berjalan dengan baik, tanpa mengganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya adiluhung bangsa Indonesia.

Selain itu, kata dia, nilai-nilai luhur Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta persatuan dan kesatuan nasional tidak bisa dipertukarkan dengan apapun juga.

"Sistem pendidikan nasional harus mengedepankan nilai-nilai Ketuhanan, yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia, serta unggul dalam inovasi dan teknologi," kata dia dikutip laman CNNIndonesia.

Penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR dimajukan menjadi tanggal 14 Agustus 2020. Biasanya, sidang tahunan digelar sehari sebelum peringatan kemerdekaan 17 Agustus, yakni 16 Agustus.

Dalam sidang kali ini tamu undangan dan anggota MRP yang hadir secara fisik dibatasi lantaran pandemi Covid-19. Beberapa tamu undangan hadir secara virtual melalui platform yang telah disediakan. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek