Politik
Jumat 23 Juli 2021 22:18
Baliho Puan Maharani di Jalan Jenderal Sudirman Kota Tangerang. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Belakangan, wajah Ketua DPR-RI Puan Maharani bermunculan di sudut-sudut kota. Ketua DPP PDI Perjuangan ini kerap mengundang atensi publik, sebagai putri Megawati Soekarnoputeri, Puan akan selalu menjadi pusat perhatian. Lebih-lebih menjelang kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Kemunculan baliho-baliho Puan Maharani di berbagai wilayah Indonesia, berikut iklan yang terpasang di sebuah media massa nasional kian menempatkan sosoknya sebagai magnitude.

Serangkaian asumsi serta opini bermunculan. Publik terhenyak dengan gebrakan seorang Puan Maharani. Kemunculan baliho serta iklan Puan Maharani di media massa terkesan mengakselerasi kontestasi pada 2024.

Kontestasinya masih sekira tiga tahun lagi. Namun, kerja-kerja politiknya harus dimulai jauh-jauh hari. Itulah konsekuensi berpolitik. Meski sebutannya politik praktis, kerja-kerja politik selalu berdurasi panjang dan membutuhkan serangkaian tahapan yang diperhitungkan.

Keterkenalan, keterpilihan, dan tingkat penolakan terhadap seorang figur akan selalu menjadi bahan perbincangan serius mendekati tahun pemilihan atau the election year.

Baliho-baliho besar Puan Maharani yang bermunculan pada bulan-bulan ini, dengan mengusung narasi "Kepak Sayap Kebhinekaan".

Melalui baliho tersebut, Puan Maharani sedang berusaha menyapa publik secara tidak langsung. Menampilkan citranya dalam wujud gambar dan pesan tertulis agar nantinya membentuk persepsi positif.

Apakah kemunculan iklan dan baliho Puan Maharani belakangan ini merupakan bagian dari komunikasi politiknya, baik selaku Ketua DPR maupun sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan?.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo, kemunculan baliho-baliho Puan Maharani dinilainya sah-sah saja sebagai wakil rakyat.

"Ya sah-sah saja. Puan sebagai Ketua DPR-RI, sebagai wakil rakyat hal yang wajar. Tidak hanya Puan kok, ada juga baliho-baliho Erlangga Sufi Dasco dan lainnya," kata Bowo kepada BantenExpres, Jumat (23/07).

Dilihat, kemunculan baliho Puan Maharani juga terpampang di sudut Kota Tangerang seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol.

Bowo, yang juga Ketua DPRD Kota Tangerang ini mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang baliho Puan Maharani di sudut Kota Tangerang tersebut.

"Malah saya belum melihatnya. Bisa saja para kader kami atau para relawan yang simpatik sama mbak Puan. Karena di Kota Tangerang ini banyak kader-kader PDI Perjuangan," kilah dia.

Bowo berdiplomasi kemunculan baliho Puan Maharani itu bukan bagian dari pemanasan menjelang Pilpres 2024 mendatang. Baginya, dan seluruh kader PDI Perjuangan akan tegak lurus dengan perintah partai dan Ketua Umum.

"Tidak ada perintah dan instruksi dari partai untuk memasang baliho. Kita akan tegak lurus dengan perintah partai dan Ketua Umum kami. Urusan Pilpres masih jauh, masih prematur," tegas dia.

"Mungkin ini gerakan spontanitas saja. Ya saya support aja untuk yang positif seperti ini. Kapasitas dia (Puan) sangat memungkinkan pasang baliho itu, sah-sah aja," demikian Gatot Wibowo berkomentar. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek