Ekonomi
Minggu 19 Juli 2020 09:16
Kunjungan Kabaharkam Komjen Pol Agus Andianto ke Banksasuci, Jumat (17/07). (FOTO: Dok Banksasuci)
\"Share

TANGERANG - Kawasan Banksasuci yang berlokasi di bantaran sungai Cisadane Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang terpilih menjadi lokasi Kampung Tangguh dan Ketahanan Pangan yang dipelopori TNI - Polri.

Direktur Banksasuci Ade Yunus, mengatakan, luas lahan yang dijadikan sebagai tempat program ketahanan pangan yakni seluas 11 hektar dan berada di tengah sungai Cisadane. Untuk menuju ‘pulau’ atau lahan ini harus menyebrangi sungai terlebih dahulu.

"Saat ini baru lima hektar yang selesai dilakukan pembersihan dan penyebaran bibit sayuran. Sisanya masih dikerjakan oleh petugas gabungan TNI - Polri dibantu warga setempat," terang dia akhir pekan kemarin.

Adapun jenis sayuran yang akan ditanam yakni kol, kacang - kacangan, terong, ubi, jagung, singkong dan sebagainya. Lalu ada juga pembibitan ribuan lele dan telah dibuat kolamnya/keramba.

"Kami sangat bersyukur dengan terpilihnya sebagai lokasi ketahanan pangan oleh TNI - Polri. Karena, penataan bantaran di sepanjang sungai cisadane menjadi lebih cepat dan rapih," kata dia.

BACA JUGA: Serentak, Panglima TNI dan Kapolri Launching Kampung Tangguh dari Mauk Tangerang

Ade mengatakan, kesiapan mengenai agenda launching program Ketahanan Pangan dan Kampung Tangguh telah dilakukan melalui kunjungan Kabaharkam Mabes Polri Komjen Pol Agus Andianto, Laksda TNI Coki Hutabarat dan Juru Bicara Kementrian Pertahanan yaitu Dahnil Anzar akhir pekan kemarin.

"Kunjungan mereka untuk memantau kesiapan Banksasuci dalam menjadi tempat program Ketahanan Pangan. Saat ini, kita sedang menyiapkan segalanya," jelas Ade.

Sebelumnya, pada Jumat (17/07), Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto bersama satu angkatan AKABRI 89 yang tergabung dalam ALTAR 89 merasa tergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19, salah satunya dengan membuat Gerakan Ketahanan Pangan di Banksasuci.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, dampak Covid-19 tidak hanya kesehatan saja, tetapi dampak ekonomi juga dirasakan masyarakat,” ujar Jenderal Bintang Tiga ini saat berkunjung ke Banksasuci.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Laksda TNI Coki Hutabarat, Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Risyapudin Nursin bersama pejabat TNI Polri yang tergabung dalam ALTAR 89 melakukan survei lokasi seluas 11 hektar ini untuk dikelola yang akan dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

Rencananya kegiatan ini akan diluncurkan pada hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2020 mendatang dengan melakukan penanaman palawija.

BACA JUGA: Komisi II Minta Polisi Usut Hilangnya Dana Bansos PKH

Selain itu juga akan dilakukan penyebaran puluhan ribu benih ikan lele, ikan mujair dan ikan gurame yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat.

ALTAR 89 juga secara langsung membantu biaya operasional lahan kepada Komunitas Banksasuci yang turut membantu melestarikan lingkungan dengan menjaga alam, khususnya sungai Cisadane dari sampah.

“Ini merupakan dukungan dari kami ALTAR 89. Semoga dukungan yang kami berikan ini bisa menjadikan contoh kepada rekan lain, begitu pula bagi Banksasuci semoga kehadirannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Komjen Agus.

Banksasuci atau Bank Sampah Sungai Cisadane adalah sebuah komunitas yang didalamnya berbagai macam aktivis lingkungan hidup. Berlokasi di bantaran sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Banksasuci juga konsern pada penanganan persoalan-persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi perhatian publik. Sebut saja peristiwa longsornya TPA Cipeucang Kota Tangsel yang baru-baru ini menjadi perhatian Banksasuci. (DIR/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek