Ekonomi
Rabu 05 Agustus 2020 01:18
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan program Gerakan Bisa, di kawasan Banksasuci Kota Tangerang, Selasa (04/08). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG – Pemerintah terus berupaya memulihkan kondisi masyarakat dampak serangan Covid-19 yang hingga kini masih berlangsung. Selain menelan korban, dampak luar biasa dari virus corona di sektor ekonomi.

Akibatnya perekonomian rakyat lumpuh. Guna memulihkan dan mengembalikan geliat roda perekonomian masyarakat, pemerintah bekerja keras untuk segera membangkitkan perekonomian itu.

Salah satunya melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan meluncurkan program “Gerakan Bisa”.

Gerakan Bisa [Bersih Indah Sehat dan Aman], suatu program yang mengajak masyarakat melakukan gerakan untuk Kebersihan, Keindahan, Kesehatan, dan Keamanan khususnya di destinasi wisata dimasa new normal atau kehidupan baru.

BACA JUGA: Areal Banksasuci Berkembang Menjadi Kawasan Ecopark

Direktur Regulasi, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Sabartua Tampubolon, mengakui salah satu terdampak hebat akibat badai Corona ini adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikan Sabartua pada peluncuran Gerakan Bisa di kawasan wisata edukasi alam--Banksasuci [Bank Sampah Sungai Cisadane], Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (04/08).

Namun, ia meyakini bahwa badai (Corona) pasti segera berlalu. Untuk itu dengan segala keterbatasan pihaknya akan terus menyemangati para pelaku usaha dibidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Hanya dengan optimisme yang tinggi, bahwa hidup yang lebih baik akan kita jelang. Sehingga kita masih punya harapan,” ujar dia.

Esensi kegiatan (porgram) yang dilakukan Kemenparekraf secara massif terus dilakukan diberbagai tempat, secara pararel, sambungnya.

“Seperti hari ini saja di Kabupaten Siak juga kita laksanakan. Dengan maksud dan tujuan, agar para pelaku ekonomi dan pariwisata masih tetap punya semangat,” kata dia.

Akibat serangan Covid-19 itu, lanjut dia, ada sekira 13 juta tenaga kerja yang terdampak sekarang, dan baru pada sub sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Belum pada sektor lainnya.

BACA JUGA: Posisi Corona Di Banten Hingga Agustus

“Hampir semua mengalami dan terdampak, hingga dunia mengalami masalah yang sama,” ucapnya.

Dan, Gerakan Bisa yang digagas oleh Kemenparekraf bekerjasama dengan Komisi X DPR-RI, berharap bisa menyemangati para pelaku usaha agar tetap semangat dan survive.

“Kita harus tetap optimis,” tandas Sabartua yang pernah menjabat di Kementerian Riset dan Teknologi ini.

Sementara itu, anggota DPR-RI Komisi X Martina asal Gerindra, mengatakan masyarakat membutuhkan tempat wisata untuk menghilangkan stres dan rasa jenuh akibat Covid-19.

“Progam Gerakan Bisa yang digagas Kemenparekraf salah satu tujuanya adalah menciptakan tempat-tempat wisata agar bersih, indah, sehat dan aman untuk masyarakat,” ujar Tina.

Ia berharap Gerakan Bisa terus berlanjut dan bisa mengembalikan kembali gairah pariwisata di Indonesia.

“Gerakan Bisa harus terus berjalan dan diselenggarakan. Mudah-mudahan Covid-19 segera berlalu,” tambahnya. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek