Kesehatan
Sabtu 02 Januari 2021 09:41
Saat ini diketahui Pemkot Tangerang hanya baru satu memiliki RSUD. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Tangerang per 29 Desember mencapai 4112 orang terkonfirmasi positif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk dapat segera membangun dua RSUD di wilayah timur dan barat.

Desak tersebut dilontarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Saeroji. Menurutnya, tambahan dua RSUD tersebut dinilai sangat urgent. Sebab, sistem pelayanan kesehatan yang berjenjang saat menggunakan kartu BPJS.

"Harus ke Puskesmas dulu, berikutnya harus RS tipe D, dan sekarang kalau tipe D kosong masyarakat pada bingung. Makanya adakan RS tipe D, maka yang sekarang (RSUD Kota Tangerang) naikan tipe B," kata Saeroji saat dimintai keterangan.

"RSUD itu kita mengusulkan di tahun 2021 harus ada DED (Detail Engineering Design), tapi ternyata itu dihilangkan, kita mengusulkan buat dua RSUD lagi, di bagian timur dan barat," tambahnya.

Usulan tersebut, kata Saeroji, sudah disampaikan saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tangerang Tangerang tahun 2019. Padahal semua fraksi mengusulkan penambahan RSUD tersebut.

Namun, menurutnya Pemkot Tangerang tidak memberikan jawaban atas usulan tersebut. Kendati, mereka berdalih RS yang berada di Kota Tangerang dengan jumlah 32 sudah berkerjasama dan sudah tercukupi.

"Alasannya rumah sakit yang ada saat ini sudah mencukupi dengan jumlah penduduk yg sekian, tidak melihat ruang ICU, HCU, tidak seperti itu," ujarnya.

Politisi PKS ini mengungkap saat ini jumlah anggaran yang disiapkan untuk pos kesehatan 2021 mencapai 11 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rp4,34 Triliun.  

Terkait hal ini, Walikota Tangerang Arief Wismansyah menjelaskan apabila membangun penambahan RSUD tersebut setelah dihitung penyebabnya masih banyak yang harus disiapkan.

"Ya, jadi sudah dihitung masalahnya kalau kita bangun RSUD juga kita harus banyak mempersiapkan banyak hal," kata Walikota kepada awak media, Jumat (01/01).

"Nanti kita hitung kebutuhannya bagaimana," sambung dia.

Pihaknya akan mengkaji setelah desakan yang dilontarkan DPRD. "Ya wacana sudah disampaikan dewan, nanti kita kaji sama-sama," tegasnya. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek