Pendidikan
Jumat 03 September 2021 16:18
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima kunjungan kerja Komisi X DPR-RI, Jumat (03/09). (FOTO: Humas)
\"Share

TANGERANG - Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima rombongan Komisi X DPR-RI dalam rangka kunjungan kerja spesifik bidang pendidikan terkait Program Sekolah Penggerak, di Ruang Ahlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (03/09).

Sachrudin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, menjelaskan, Kota Tangerang merupakan salah satu dari 111 Kota/Kabupaten yang terpilih menjadi kota penyelenggara program sekolah penggerak di tahap awal dan sudah di launching pada tanggal 16 Februari 2021 yang lalu.

"Untuk menjadi sekolah penggerak para kepala sekolah mengikuti tes, alhamdulillah 32 Kepala Sekolah di Kota Tangerang telah lulus sebagai Sekolah Penggerak," kata Sachrudin dalam sambutanya.

"Yang terdiri dari 6 jenjang TK, 13 jenjang SD, 13 jenjang SMP," sambung dia.

Sachrudin berkata, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus melakukan pemantauan, pendampingan dan mengevaluasi Sekolah Penggerak dalam melaksanakan tahapan - tahapan yang dilaksanakan sesuai program dari Kemendikbudristek.

"Mudah-mudahan melalui kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan program ini mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila," tuturnya.

Ketua tim rombongan Komisi X DPR RI Ferdiansyah, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja spesifik ini terkait persiapan dan kesiapan Sekolah Penggerak di Kota Tangerang.

"Alhamdulillah dari diskusi beberapa hal yang kita lakukan dalam hal ini Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan untuk awal ini cukup baik tidak ada permasalahan yang krusial terhadap persiapan dan kesiapan sekolah dan guru penggerak di Kota Tangerang," kata Ferdiansyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan, sekolah penggerak ini adalah tujuan utamanya sekolah berkualitas yang berpedoman pada Pancasila.

"Anaknya kritis, anaknya inovasi, anak yang mandiri, jujur dan sebagainya," ucapnya.

Sekolah penggerak, lanjut Jamal, yang menggerakkan dimulai kepala sekolah. Sehingga kedepannya dapat menggerakkan semua komponen sekolah menuju sekolah berkualitas.

"Guru-guru bergerak, lalu siswa bergerak, sehingga harapan kedepannya sekolah ini berkualitas," Jamaluddin. (MAN/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek