Pendidikan
Selasa 16 Juli 2019 09:02
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

SERANG - Pemerintah Kabupaten Serang, Banten telah memilih jalur hukum untuk menyelesaikan masalah penyegelan SMPN 1 Mancak yang dilakukan oknum warga saat hari pertama masuk sekolah.             

Intruksi untuk penegakan hukum sudah disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang dan Bagian Hukum Setda Pemkab Serang. 

“Kami punya bukti kepemilikan lahan SMPN 1 Mancak ini. Kalau misalnya oknum warga itu yang melakukan penyegelan  tidak puas, silakan gugat kita. Dia tidak mau menggugat. Ini harus diselesaikan dengan ranah hukum. Supaya tuntas,” kata Tatu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/07).

Bupati mengungkap, Dindikbud Kabupaten Serang pernah melakukan negosiasi, dan oknum warga yang pernah melakukan penyegelan telah berjanji tidak akan melakukan lagi.    

“Tapi terulang. Saya sangat menjaga psikologis siswa. Tidak ada pilihan, pemda akan menempuh jalur hukum,” ujarnya.  

Kejadian penyegelan sekolah berulang, padahal sudah pernah dilakukan mediasi, kata dia lagi. “Ini bukan sekadar penggembokan lagi, dibuka lagi. Tapi psikologis anak yang harus kita jaga. Kita tetap, ingin menyelesaikan ke ranah hukum, supaya tuntas,” demikian Bupati Tatu. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek