Hukum_Kriminal
Sabtu 08 Agustus 2020 15:06
Warga di Gang Katuk Kecamatan Pinang menolak kekerasan akibat peristiwa bentrok sengketa lahan, Jumat (07/08). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

TANGERANG – Dua ormas saling bentrok pada Jumat (07/8) siang, tepat warga bersiap akan melaksanakan sholat Jumat. Pertikaian terjadi di jalan Rasuna Said depan Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang di picu atas sengketa lahan yang hari itu dikabarkan akan terjadi eksekusi.

Kericuhan ini sontak membuat kepanikan, terutama warga sekitar dan para penguna jalan. Mencekam dan tegang, video kedua ormas bentrok ini pun viral dilini massa.

Tak selang berapa lama, Kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota dibantu TNI berhasil meredam suasana.

Namun, untuk menjaga dan mengantisipasi keributan meluas dan berlanjut, aparat kepolisian dibantu TNI terus disiagakan di lokasi.

Sementara itu, Saipul Basri aktivis yang juga warga Gang Katuk, Pinang, merespon adanya bentrok kedua ormas yang saling bertikai ini.

Menurut, Marsel—sapaan akrabnya, menegaskan warga dan masyarakat sangatlah resah akibat peristiwa ini.

BACA JUGA: Dua Ormas Bentrok di Pinang, Kapolres Minta Warga Tenang

“Dengan terjadinya peristiwa ini masyarakat sangatlah resah,” cetus dia kepada wartawan, di Tangerang, Sabtu (08/08).

Oleh sebab itu, ia minta pemerintah bertanggung jawab atas terjadinya bentrok yang menyebabkan keresahan di masyarakat.

“Ini ketidakbecusan pemerintah dalam mengelola masyarakatnya. Pemerintah harus bisa mengayomi masyarakatnya. Kalau tidak bisa, Lurah dan Camat mundur,” tegas dia.

Terkait adanya sengketa lahan tersebut, ia pun tidak akan ikut campur dan tidak bisa menilai siapa yang salah dan siapa yang benar.

“Tapi kami masyarakat, meminta kepada semua unsur terkait agar tidak membuat keresahan, khusunya di Gang Katuk,” tambah Marsel.  

Diketahui, Jumat (07/08) siang dua organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di depan Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Puluhan senjata tajam dari berbagai jenis seperti golok, samurai, stik golf hingga busur yang terbuat dari besi diamankan pihak kepolisian dari bentrok tersebut. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek