Teknologi
Kamis 07 Februari 2019 21:36
Setidaknya ada 12,8 juta serangan siber ke enam provinsi di Indonesia. (FOTO: NET)
\"Share

BANTENEXPRES – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat setidaknya ada 225,9 juta serangan siber ke Indonesia pada 2018. Pusat Operasi mencatat 40 persen di antaranya merupakan serangan malware.

"225,9 juta serangan siber yang masuk ke Indonesia 2018. Kita bisa melihat kebanyakan 40 persen malware makanya ada teknologi khusus kita kerja sama dengan HoneyNet," tutur Direktur Deteksi Ancaman BSSN Sulistyo dalam forum Cyber Corner, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (07/02).

Di sisi lain, laporan dari HoneyNet mencatat setidaknya ada 12,8 juta serangan siber ke enam provinsi di Indonesia. Sebagai informasi HoneyNet adalah organisasi keamanan internet yang diajak bekerja sama dengan BSSN untuk mendeteksi dan mencegah serangan siber dari seluruh dunia.

Kerja sama ini dibutuhkan oleh BSSN untuk mengantisipasi pergelaran Pilpres 2019 dari serangan siber. Dalam kesempatan yang sama Kepala BSSN Djoko Setiadi serangan malware merupakan hal yang berbahaya menjelang Pilpres 2019.

"Informasi interaksi dengan HoneyPot direkam untuk mempelajari berbagai teknik serangan yang terus berubah dan berkembang, informasi yang direkam diantaranya IP Address, sumber serangan, instruksi yang dijalankan dan perubahan yang dilakukan oleh penyerang," terang Djoko. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek