Politik
Sabtu 26 Desember 2020 23:08
Arief Wismansyah dan Sachrudin saat disumpah menjadi pemimpin Kota Tangerang. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Menjelang tahun baru 2021, Tangerang Public Service (TPS) merelease kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Wali Kota Tangerang dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Sachrudin, dengan sampling 110 responden yang tersebar di Kota Tangerang.

Wakil Direktur Eksekutif TPS Fanani menjelaskan, pihaknya melakukan release guna melihat tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Arief-Sachrudin di akhir tahun 2020.

"Saat ini kita (Tangerang Public Service-rd) masih menggunakan rilis via aplikasi surveyheart. Next kita akan melakukan survei secara langsung kepada masyarakat pada bulan Januari-February menjalang HUT Kota Tangerang. Berdasarkan jumlah penduduk Kota Tangerang, maka kita perlu lakukan sampling sebanyak 4.500 responden," terang Fanani.


Menurut dia, aplikasi surveyheart yang sudah dilakukannya memiliki tingkat margin eror hanya 0,05 persen sesuai dengan survei pada umumnya.


"Kita lakukan survei ini kepada masyarakat umum, baik kepada LSM, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat (Ormas), akademisi, pejabat struktural, pejabat non struktural, organisasi mahasiswa dan pelajar. Intinya semua elemen terlibat dalam survei ini," jelasnya.

"Ada banyak hal menarik yang memang harus dikupas tuntas dan dapat dijadikan evaluasi untuk kepemimpinan Arief-Sachrudin," kata Fanani.

Sejauh ini, lanjut dia, masyarakat masih cinta dan merasa puas terhadap kepemimpinan serta kebijakan yang dilakukan Arief-Sachrudin. Hanya saja,  Fanani, ada beberapa catatan yang perlu dilakukan untuk bahan evaluasi.

Soal infrastuktur, tidak berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap gaya kepemimpinan Arief-Sachrudin baik dari sisi kebijakan, dari sektor pendidikan dan kesehatan, menurut Fanani.

"Ini yang perlu di evaluasi dari sisi infrastruktur, kebanyakan masyarakat menilai kurang, terutama dari persoalan jalan, dimana masyakat menilai ada beberapa ruas jalan yang sekiranya perlu diperbaiki dan dibenahi," jelas Fanani dalam keterangan resminya kepada BantenExpres, di Tangerang, Sabtu (26/12).

Misalnya, jalan M. Toha, Imam Bonjol dan Merdeka yang dinilai masih banyak yang berlubang, kedua soal jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta yang masih rusak parah, sambung dia.

"Masyarakat juga mengharapkan agar pembangunan jalan tidak dilakukan pada posisi menjelang musim hujan. Khawatir akan sia-sia," demikian Fanani. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek