Ekonomi
Kamis 12 November 2020 20:36
Aksi buruh di Kota Tangerang menuntut upah 2021 di Kantor Walikota Tangerang, Kamis (12/11). (FOTO: OK)
\"Share

TANGERANG - Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi serikat buruh se-Kota Tangerang menggelar aksi unjuk rasa menuntut Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, merevisi surat rekomendasi yang telah dikirimkan kepada Gubernur Banten atas Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2021, di Pusat pemerintahan kota Tangerang, Kamis (12/11).

Pada aksi ini, perwakilan buruh dari Wakil Ketua SPSI Kota Tangerang, Hardiansyah menyindir Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat musim Pilkada melakukan blusukan ke kampung hingga ke kelurahan untuk merebut hati masyarakat. Tapi dirinya menyatakan hari ini tidak terlihat dari Wali Kota itu untuk menemui masyarakatnya yang berdemonstrasi meminta kenaikan UMK.

Dia juga mengatakan, Kota Tangerang sendiri yang berjuluk Akhlakul Karimah, jangan sampai Pemkot Tangerang zalim Kepada rakyatnya.

"Tidak ada agama yang mengajarkan zalim. Sehingga apabila UMK Kota Tangerang tidak naik, maka bisa kita katakan Pemkot zalim kepada warganya," kata Hardiansyah dalam orasinya.

Kota Tangerang mendapatkan julukan kota seribu industri. Sehingga mayoritas warga itu bertumpu pada dunia industri, yang penghasilan utama sebagai buruh pabrik, sambung dia.

"Sehingga tumpuan utama kesejahteraan warga Kota Tangerang adalah upah minimum. Jika upah minimumnya rendah pasti daya belinya rendah. Jadi kalau katanya Kota Tangerang kota seribu industri buktikan dengan naikan upah minimum," jelasnya.

Sementara koordinator aksi, Maman Nuriman mengatakan, rekomendasi yang telah disampaikan kepada orang nomer satu di Provinsi Banten tersebut meliputi tiga draft rekomendasi.

"Usulan dari rekomendasi  unsur serikat buruh yang berharap kenaikan 8,51 persen, untuk dari kalangan akademisi juga menyebut harus ada kenaikan, hanya dari APINDO yang tidak mengusulkan kenaikan," katanya.

Maman menjelaskan, tuntutan buruh akan kenaikan ditahun ini juga dilandasi dari pernyataan Wali Kota Tangerang yang menjanjikan ada kenaikan upah ditahun ini.

"Dia (Wali Kota Tangerang) menyampaikan kalau (upah) akan ada kenaikan tetapi dia tidak menyebut kenaikan tersebut berapa persen," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenangakerjaan Rakhmansyah mengaku akan menyampaikan aspirasi buruh yang tengah berjuang untuk kenaikan upah.

"Malam ini kami akan menyampaikan kepada pak wali dan hasilnya besok akan disampaikan kepada teman - teman buruh," ujar Rakhmansyah. (OK)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek