Lapsus
Sabtu 18 April 2020 19:32
Pemerintah Kota Tangerang resmi berlakukan PSSB hingga 1 Mei mendatang. (FOTO: IST)
\"Share

TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyampaikan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bukanlah kepentingan pemerintah pusat atau daerah. Namun, ia menegaskan PSBB adalah kepentingan bersama dalam melawan pandemi Coronavirus alias Covid-19.

"Jadi, ini bukan kepentingan pemerintah saja tetapi untuk masyarakat juga agar penyebaran Covid-19 bisa kita cegah dan semuanya kembali normal," ujar Wali Kota Arief dalam siaran persnya saat hari pertama pemberlakuan PSBB, Sabtu (18/04).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari ini mulai diberlakukan di Kota Tangerang sejak pukul 00.00 WIB. Ada 48 titik check point dalam penerapan PSBB, yang tersebar di 13 wilayah kecamatan Kota Tangerang.

BACA JUGA: Kota Tangerang Berlakukan PSBB Hingga 1 Mei

Antaranya, di Jalan Gatot Subroto di Kecamatan Jatiuwung, Jalan MH. Thamrin di Kecamatan Pinang, Jalan Hos Cokroaminoto di Kecamatan Larangan dan Jalan Daan Mogot di Kecamatan Batuceper.

Sementara ratusan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian, TNI dan BPBD diterjunkan dalam mensosialisasikan aturan PSBB ini kepada masyarakat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Sugeng Heriyanto mengatakan, sanksi yang diberikan kepada pelanggar adalah imbauan dan administrasi. 

Namun, jika teguran belum cukup maka sanksi akan mengacu pada UU Karantina Wilayah. Kemudian terkait dampak dari PSBB ini.

Pada hari pertama pemberlakuan PSBB, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Sachrudin serta Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman meninjau sejumlah wilayah yang menjadi check point pemeriksaan kendaraan selama masa PSBB.

"Selalu dipakai ya pak maskernya, karena penting demi kesehatan diri sendiri dan orang lain," pesan Wali Kota kepada pengendara motor yang tidak menggunakan masker di check point Jl. Gatot Subroto, Jatiuwung, Sabtu (18/04).

Peraturan tentang PSBB telah diteken oleh Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Peraturan Gubernur Banten, Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Coronavirus (Covid-19) di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. (EDY/DIR)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek