Ekonomi
Kamis 08 April 2021 18:51
Aksi kubur diri warga Benda di Gedung DPR-RI Senayan Jakarta, Kamis (08/04). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

JAKARTA - Puluhan Warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda Kota Tangerang dengan membawa keranda mayat dan pocong melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI, Senayan Jakarta, Kamis (08/04) siang.

Mereka adalah warga yang terdampak proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR) JKC ini, menuntut wakil rakyat mengadvokasi warga terkait kompensasi penggusuran yang sesuai.

Dalam aksinya mereka membawa keranda mayat sebagai simbol matinya keadilan serta melakukan treatrikal dengan mengubur diri tepat di depan gerbang gedung DPR-RI.

Yel-yel dan spanduk tuntutan dibentangkan menghiasi aksi tersebut. Unjuk rasa dikawal aparat kepolisian. Meski demikian, aksi tersebut berjalan kondusif.

Salah satu tulisan pada spanduk tersebut, menyebut Presiden Jokowi dengan minta ikut menyelesaikan persoalan warga.

Dedi Sutrisno, salah satu korban penggusuran menuntut kompensasi yang sesuai, mengatakan kedatanganya adalah untuk menagih janji DPR terkait penyelesaian masalah yang terjadi di Benda Kota Tangerang.

Apalagi sebelumnya, kata Dedi, DPR-RI berjanji akan memberikan solusi. Kendati hingga Jalan tol tersebut sudah diresmikan Presiden pekan kemarin, tapi warga belum juga mendapat hakya.

"Tujuannya ingin minta advokasi ke DPR -RI," cetus Dedi.

"Kita minta bantuan DPR-RI untuk mengenai permasalahan yang ada di benda Kota Tangerang, karena belum ada penyelesaian dengan warga," ujar dia.

Sekira pukul 16.00 WIB, warga pun diterima oleh perwakilan DPR-RI. Namun, bukan anggota dewan yang menerima mereka melainkan staff.

"Alhamdulilah audiensi kita diterima. Cuma kita hanya audiensi dengan staff saja karena dewan sudah pada pulang," kata Dedi.

Dedi menjelaskan, pada audiensi tersebut perwakilan DPR-RI meminta mereka kembali esok hari, Jumat (09/04).

"Pertemuan ini sudah dijadwalkan. Insya Allah besok kita kembali tapi bukan untuk aksi kami akan langsung bertemu dengan dewan. Karena kebetulan akan ada sidang paripurna," Kata Dedi.

Diketahui sebelumnya, puluhan warga Benda Kota Tangerang ini juga sudah melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden, menuntut pemerintah menyelesaikan persoalan warga terdampak pembangunan Jalan Tol JORR-II, Jakarta Kunciran Cingkareng alias JKC. (MAN)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek