Politik
Senin 19 Februari 2024 19:05
Ketua PKS Kota Tangerang Arief Wibowo didampingi Sekretaris Bayu Triatmaja memberikan keterangan pers hasil Pemilu 2024. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Arief Wibowo menyatakan kurang puas dengan hasil pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang baru saja digelar. Lantaran PKS melihat masih banyak dugaan pelanggaran selama proses pesta demokrasi ini berlangsung.

"Saya pribadi kurang puas. Karena kenapa? ada banyak catatan dalam proses pemilu yang digelar 14 Februari kemarin itu," kata Arief dalam kesempatan konferensi pers, di kantor DPD PKS menyikapi hasil Pemilu 2024, Ahad (18/02).

Catatan-catatan itu, lanjut Arief, banyak terulang kembali dugaan kecurangan maupun pelanggaran administratif lainnya yang nampak massif kepermukaan seperti Pemilu 2019 yang lalu.

Menurutnya, dugaan pelanggaran-pelanggaran penyelenggaraan Pemilu 2024 tersebut harusnya tidak terulang kembali.

"Misalkan kami temukan praktik money politic yang massif dalam bentuk serangan fajar sebelum pemungutan suara digelar," ungkap Arief.

"Kan mestinya itu semua bisa diantisipasi bahkan terjadi lagi dalam skala yang lebih besar. Berarti kan kita tidak belajar dari pengalaman sebelumnya," sambungnya.

Pihaknya hingga saat ini belum menerima hasil dari pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang dimenangkan oleh pasangan capres/cawapres Prabowo-Gibran versi Quick Count atau hitung cepat. "Oleh karena prosesnya masih panjang," ucapnya.

Pada kesempatan ini Arief juga mengungkap bahwa PKS Kota Tangerang telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membiayai para saksi. Saksi PKS pada Pemilu 2024 sebanyak 5.175 orang sesuai jumlah TPS se-Kota Tangerang.

"Miliaran untuk 5,175 saksi-saksi PKS se-Kota Tangerang," kata Arief tanpa mengungkap jumlahnya saat ditanya berapa besar dana saksi PKS untuk Pemilu 2024.

"Dana untuk saksi ini hasil yang kita kumpulkan dari urungan para kader dan simpatisan PKS dari tahun 2023-2024. Dan semua saksi PKS diberikan makanan siang malam selama jaga TPS," sambungnya.

"Inilah enaknya di PKS. Caleg tinggal duduk manis tidak dipungut bayaran sama sekali untuk membiayai saksi-saksi itu," Arief menegaskan.

Oleh karenanya, PKS memberikan apresiasi yang tinggi kepada 5.175 saksi PKS di TPS, koordinator saksi, koordinator kelurahan dan koordinator kecamatan yang telah berperan aktif dalam menjaga suara dan berhasil memperoleh salinan lengkap C-Hasil serta melakukan proses tabulasi suara per hari ini mendekati 100 persen.

Sebagai informasi, pada Pemilu 2024 suara PKS di Kota Tangerang alami kenaikan diprediksi mencapai 14,22 persen daripada Pemilu 2019 yang memperoleh 12 persen lebih.

(ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek