Ekonomi
Minggu 11 Oktober 2020 20:36
Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto memberikan masker kepada warga saat razia prokes. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Serang, Ade Ariyanto memimpin Satuan tugas (Satgas) penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan (Prokes) penyebaran Covid-19 Kabupaten Serang. Razia dilakukan serempak di 29 kecamatan sekaligus launching pembagian 50 ribu masker dengan melibatkan unsur muspika yakni Polsek dan Koramil.

Ade memastikan untuk mendisplinkan masyarakat dalam menerapkan 3 M yakni memakai masker, membiasakan mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal satu sampai dua meter tidak akan pernah bosan selama belum ada kepastian pandemi Covid-19 berakhir.

“Terlebih, saat ini Kabupaten Serang masuk dalam zona merah sehingga upaya yang dilakukan agar Kembali menjadi zona hijau,” kata Ade saat melakukan razia prokes di Pasar Baru, Anyer Kecamatan Anyer, akhir pekan ini.

“Kita selaku satgas tidak pernah bosan-bosan terus mendisplinkan masyarakat,” sambung Ade dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/10).

Sebelumnya, Ade didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana juga memimpin razia di Pasar Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu.

BACA JUGA: Pemkab Serang Teken Kerjasama dengan Badan Siber Sandi Negara

Selain razia, juga dibarengi dengan launching pembagian 50 ribu masker di 29 kecamatan dengan sasaran di pusat perbelanjaan yakni pasar tradisional, tempat wisata dan hiburan. 

“Launching pembagian 50 ribu masker bukan hanya hari ini saja, tapi rutin dilakukan satgas kecamatan di bantu Satgas Kabupaten Serang untuk terus menggalakan kegiatan prokes, pada akhirnya masyarakat akan terbiasa dengan menerapkan 3 M, target kita itu,” jelas dia. 

“Selain target penerapan 3-M, kita juga menargetkan Kabupaten Serang saat ini zona merah bisa kembali zona oranye, bahkan Kembali ke awal zona hijau, jangan sampai Kabupaten Serang zona merah terus,” harap Ade.  

Ade menegaskan, dengan masih adanya masyarakat yang tidak memakai masker kedepan akan lebih tegas dengan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar. Namun, untuk saat ini melihat kondisi secara konprehensif pihaknya hanya sebatas mengingatkan.

“Tapi tidak menutup kemungkinan, jika pekan depan masih ada yang melanggar kami akan tegas dengan sanksi sesuai Pergub dan Perbup,” Ade menegaskan. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek