Banjir Melanda, Pemkot Tangerang Dirikan Posko Kesehatan di 10 Lokasi
Jumat 23 Januari 2026 19:36
Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang memeriksa warga di tempat pengungsian banjir. (FOTO: untuk BantenExpres)
BANTENEXPRES - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya perlindungan dan pelayanan bagi warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah, sejak Kamis (22/01) kemarin hingga Jumat (23/01).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan mendirikan 10 posko kesehatan di lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan layanan medis masyarakat tetap terpenuhi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Dini Anggraeni mengatakan, posko kesehatan tersebut disiagakan guna memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, penanganan awal penyakit, hingga rujukan medis bagi warga yang membutuhkan.
"Posko kesehatan juga diutamakan menjaring mereka para kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis," papar dr. Dini dalam siaran persnya, Jumat (23/01).
Adapun sebaran sementara posko kesehatan yang telah didirikan, yaitu wilayah Gebang Raya di GOR Serba Guna RW 25, Masjid Almanda dan Posyandu RW 22, Posyandu RW 21. Wilayah Pedurenan di Masjid Al Irsyad, wilayah Sudimara Pinang di Jalan Kemuning, Jalan H Akdih dan Jalan H Sontong.
Wilayah Gembor di RW 8 Masjid Mujahidin dan RW 7 GOR Gembor. Serta wilayah Tajur di Kantor Kelurahan Tajur.
"Pemkot Tangerang memastikan seluruh posko kesehatan dijaga oleh tenaga medis dan dilengkapi dengan obat-obatan serta peralatan kesehatan dasar," jelas Dini.
Selain pelayanan kesehatan, petugas juga melakukan pemantauan kondisi lingkungan untuk mencegah potensi munculnya penyakit pascabanjir.
Seperti diketahui, banjir melanda Kota Tangerang setelah hujan deras yang mengguyur sejak Kamis dan Jumat pagi memicu banjir besar di enam kecamatan sekaligus.
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Periuk, Ciledug, Pinang, Cipondoh, Benda, dan Karang Tengah, dengan total 12 titik banjir yang memiliki kedalaman bervariasi antara 50 sentimeter hingga mencapai puncaknya di angka 3 meter.
Kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul di kawasan Pinang Griya akibat debit air Kali Angke dan Kali Leduk yang meluap hingga di atas 360 sentimeter. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam dan akses jalan utama lumpuh total.
(ZIE/EDY)
Comments