Home - Lapsus - Nasional - Politik - Hukum - Ekonomi - Olah Raga - Pendidikan - Kesehatan

Bantu Keluarga, Warga Baduy Bekerja di Jakarta

Rabu 12 Juli 2017 07:46

Warga Baduy dengan ciri khas tas koja dan berjalan tanpa alas kaki. (BantenExpres | Azie Stianegara)

LEBAK - Gadis dari Suku Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, mulai mau bekerja ke luar lingkungan, guna membantu ekonomi keluarga dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jakarta.

"Kami sudah tiga tahun terakhir bekerja di Jakarta bersama adik untuk meringankan beban ekonomi keluarga," kata Nani (20) seorang gadis Baduy asal warga Kampung Cipiit Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, di Stasiun Rangkasbitung, Selasa (11/07).

Bekerja sebagai asisten rumah tangga tentu bisa meringankan beban ekonomi keluarga dengan pendapatan gaji Rp1 juta per bulan. Ia bisa mengirimkan uang ke orangtua setiap tiga bulan sekali bervariasi antara Rp1,5 sampai Rp2 juta.

Saat ini, orangtuanya kesulitan ekonomi setelah pertanian padi ladang huma tahun 2016 terserang hama. "Dengan mengirimkan uang itu tentu orangtua bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok, seperti membeli beras dan lauk pauk," kata dia.

Nani mengatakan, dirinya bersama adiknya kembali ke kampung halaman di permukiman kawasan Badui seminggu sebelum lebaran. Meski dirinya tidak berlebaran karena memeluk agama Sunda Wiwitan, tetapi umumnya selama lebaran pekerja libur panjang.

Liburan panjang itu, dirinya memanfaatkan untuk pulang ke kampung halaman sekalian melihat kondisi keluarga juga kerabat serta teman-teman. "Kami senang bisa kembali bekerja di Jakarta juga kebetulan majikannya sangat baik sebagai profesi pilot," katanya.

Begitu juga Yanti (17) adik Nani mengaku dirinya terpaksa kembali bekerja di Kemayoran, Jakarta setelah rencana mau nikah dibatalkan oleh orangtua. Pembatalan pernikahan itu karena kakaknya Nani belum menikah.

Karena itu, dirinya bekerja kembali sebagai asisten rumah tangga. Namun, beruntung majikan menyambut kedatangannya untuk bekerja lagi. "Kami bekerja bersama kakak itu untuk membantu ekonomi orangtua," katanya menjelaskan.

Sementara itu, orangtua kakak beradik gadis Badui Santa (45) mengatakan dirinya kini terbantu ekonomi keluarga dari kedua anak perempuan yang bekerja di Jakarta.

Kedua anaknya bekerja sudah tiga tahun berprofesi asisten rumah tangga dan beruntung majikanya baik serta sistem pangupahan tepat. "Kami hari ini mengantar kedua anaknya ke Jakarta karena khawatir sesat di jalan," kata dia seperti yang dilansir Antara. (***)

Comments


Explore our site

Home

Gallery

About

Contact

facebook twitter linkedin gplus youtube tumblr pinterest