Home - Lapsus - Nasional - Politik - Hukum - Ekonomi - Olah Raga - Pendidikan - Kesehatan

DLH Kota Tangerang Tingkatkan Pelaporan Pengelolaan Limbah B3 Berbasis Online

Selasa 01 Oktober 2019 21:18

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengadakan Bintek pengelolaan limbah B3 melalui aplikasi onlie, Senin (30/09). (FOTO: DLH)

BANTENEXPRES - Limbah B3 merupakan salah satu limbah yang memerlukan pengelolaan dengan baik dan benar mengingat sifat dan karakternya dapat merusak lingkungan dan mempengaruhi kesehatan manusia. Kegiatan industri merupakan salah satu sumber penghasil limbah B3 disamping kegiatan lain seperti kegiatan pelayanan kesehatan, kegiatan domestik, dan kegiatan komersial.

Untuk meningkatkan pengetahuan perusahaan industri, pada hari Senin (30/09) kemarin, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pelaporan Pengelolaan Limbah B3 bagi Kegiatan Industri yang bertempat di Laboratorium Komputer BKPSDM Kota Tangerang.

“Kami mengundang 30 perusahaan yang telah melaporkan pengelolaan limbah B3, tetapi belum menggunakan aplikasi Siraja Limbah Online yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,” jelas Dadang Basuki Kepala Bidang Tata Lingkungan.

Bintek ini merupakan kegiatan lanjutan dari Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 yang telah dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus lalu, dimana masih banyak industri yang belum memahami cara pelaporan secara online.

Berdasarkan data sampai dengan bulan Agustus 2019, total rekomendasi izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3 yang telah diterbitkan oleh DLH Kota Tangerang adalah sebanyak 282 izin, dimana perusahaan yang secara rutin melaporkan baru 89 perusahaan, semetara sebanyak 193 perusahaan lainnya belum rutin melaporkan kinerja pengelolaan limbah B3 secara periodik setiap triwulan.

“Diharapkan kegiatan Bimbingan Teknis yang diadakan kali ini dapat meningkatkan pemenuhan pelaporan secara rutin dengan aplikasi ‘Siraja Limbah Online’, dimana setiap perusahaan telah mempraktekkan secara langsung bagaimana mengisi data dalam aplikasi tersebut,” demikian disampaikan narasumber Endin Tajuddin dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten.

Para peserta terlihat antusias dengan mengajukan pertanyaan kepada narasumber seputar pengisian data pada aplikasi Siraja Limbah Online. “Setelah Bintek ini para peserta diwajibkan mengisi data pengelolaan limbah dan melaporkan secara online, sehingga data yang telah terekam dalam sistem dapat ditelusuri dan sebagai bahan pengawasan,” ujar M. Dadang Basuki.

“Dengan pelaporan online akan menghemat penggunaan kertas yang artinya lebih ramah lingkungan dan mengurangi penumpukan laporan di Kantor DLH Kota Tangerang yang selama ini terjadi,” Dadang menegaskan. (ADV)

Comments


Explore our site

Home

Gallery

About

Contact

facebook twitter linkedin gplus youtube tumblr pinterest