Lapsus
Minggu 06 Juni 2021 16:18
Ilustrasi - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan vaksinasi Covid-19. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Sebanyak 63 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di RW 006 Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Mereka diketahui merupakan warga dari RT 006, 007, 008, dan 009.

Akibat ledakan kasus ini, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang memberlakukan lockdown di wilayah tersebut.

“Data terbaru ada 63 orang. Mereka ada di empat RT di RW 6 Kelurahan dan Kecamatan Kelapa Dua,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi kepada wartawan, Ahad (06/06).

Jumlah tersebut merupakan hasil tes yang dilaporkan pada Sabtu (05/06). Angkanya meningkat 10 kasus dari laporan sebelumnya yang disampaikan pada Jumat (04/06) kemarin sebanyak 53 orang.

Dari 63 orang itu, saat ini sebanyak 60 orang diantaranya melakukan isolasi di Hotel Yasmin, sementara tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.   

Dengan adanya ‘ledakan’ kasus Covid-19, kebijakan lockdown diterapkan di wilayah RW 006. Pemberlakuan itu merujuk pada aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang menyebutkan bahwa apabila ada satu RT terdapat lima rumah yang terjangkit Covid-19, RT dikategorikan zona merah dan harus lockdown selama 14 hari.

“Kebijakan lockdown mengikuti perkembangan kasus. Jika tidak ada penambahan kasus, maka akan kembali dibuka. Tetapi kalau kasus bertambah, dan zonanya merah, ya masih lockdown,” tutur dia.

Saat ini, pihak kecamatan menurutnya juga telah menyiapkan bantuan logistik berupa sembako yang dikirim dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa lockdown berlaku.

Hendra menjelaskan, munculnya kasus Covid-19 di wilayah tersebut diperkirakan bermunculan usai adanya kegiatan kerja bakti dan makan bersama yang dilakukan warga setempat beberapa waktu lalu. Namun, dia menyebut masih mendalami asal klaster dari banyaknya kasus Covid-19 tersebut.

“Sebenarnya karena ada beberapa keluarga yang kerja bakti dan makan-makan. Tapi kami lagi dalami juga yang lain, ada dari (klaster) Lebaran dan silaturahmi,” jelas dia.

Ia juga menyampaikan salah satu pasien yang ikut terpapar Covid-19 adalah anak berusia delapan tahun. "Yang paling muda delapan tahun. Yang paling tua 62 tahun," tambah dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan vaksinasi kepada warga masyarakatnya dalam rangka pencegahan penularan Coronavirus alias Covid-19. Seperti kepada lansia, tenaga pendidik, pegawai pemerintahan dan unsur Forkopimda.

Upaya-upaya tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksin. Hal ini juga menjadi aksi nyata keseriusan Pemkab Tangerang dalam penanganan dan pencegahan COVID-19. (EDY/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek