Hukum_Kriminal
Kamis 17 Juni 2021 16:32
Aktivis Lingkungan Hidup Ade Yunus tinjau kali Mookervart yang tercemar limbah. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Kali Mookervart yang diduga tercemar limbah berwarna merah pekat. Limbah tersebut diduga mulai mencemari aliran Kali Mookervart sejak beberapa minggu ini.

Aktivis Lingkungan Hidup Ade Yunus langsung menyisir lokasi di bawah Jembatan Merah Poris, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang setelah mendapatkan informasi.

Berdasarkan informasi warga sekitar yang ditemuinya, bahwa air pekat berwarna merah terlihat sejak pagi hari pada (16/06) hingga malam hari. Sedangkan pada pagi hari ini (17/06) aliran air menjadi pekat hitam.

"Sumber pencemaran diduga dari aliran yang bersumber dari salah satu industri di Jalan Pembangunan 1," ujar Ade saat dimintai keterangan, Kamis (17/06).

Ade menyebutkan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup telah mengambil sample air untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, ia meminta kepada Dinas LH Kota Tangerang untuk segera menindaklanjuti dan memberikan tindakan yang tegas terhadap perusahaan yang lalai sehingga ada efek jera.

"Industri yang sengaja membuang limbah tanpa diolah ke sungai sudah masuk tindakan pidana. Bahkan, bisa dianggap kejahatan luar biasa karena mencemari lingkungan," cetus Ade.

Menurutnya ada beberapa ancaman pidana terhadap pencemar lingkungan menurut UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) tahun 2009.

"Jika perusahaan tersebut sengaja membuang limbah ke sungai maka diancam pidana berdasarkan Pasal 60 jo. Pasal 104 UU PPLH," jelasnya.

Dalam bunyi Pasal 60 UU PPLH, berbunyi, setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.

"Selain itu dalam Pasal 104 UU PPLH, setiap orang yang melakukan dumping limbah dan atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp.3 miliar," demikian Ade Yunus. (MAN)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek