Nasional
Minggu 04 Juli 2021 20:07
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais. (FOTO: Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bidang kader, Dahlan Rais menegaskan, apakah Muhammadiyah itu? maka dengan tegas harus dijawab Muhammadiyah adalah organisasi yang bertugas menyebarluaskan ajaran Islam yang berkemajuan.

Merujuk kepada hal itu, yang perlu digaris bawahi ada dua yaitu menyebarluaskan dan berkemajuan. Menyebarluaskan dalam terminologi Islam dipahami sebagai dakwah, dan berkemajuan dicirikan dengan gerakan tajdid.

“Bahwa jati diri Muhammadiyah itu adalah dakwah dan tajdid. Kalau sekarang rumusannya berbunyi gerakan Islam dakwah amar ma`ruf nahi mungkar dan tajdid,” ucap Dahlan Rais dikutip dari muhammadiyah.or.id, Ahad (04/07).

Sehingga, imbuh Dahlan, setiap gerakan baik yang dilakukan oleh Muhammadiyah beserta organisasi otonom di bawahnya tidak bisa lepas dari perintah dakwah. Dakwah atau ajakan dan seruan yang mengajak minal dzulumati ila nuur (dari kegelapan menuju terang benderang).

Namun, sebagai pendakwah (dai) berkonsekuensi harus melakukan ibda binafsik (memperbaiki diri) sebelum melakukan perbaikan keluar yang lebih luas. Sementara itu, menjelaskan makna berkemajuan, Dahlan menyebut, bahwa Islam Berkemajuan adalah yang relevan dengan perubahan.

"Tanpa itu, maka yang namanya agama itu akan ditingalkan oleh umatnya," imbuhnya.

Oleh karena itu ia mengajak bertanya kepada umat Islam, apakah saat ini sudah bisa mengali prinsip-prinsip dan pesan-pesan mendasar dari Al Qur`an untuk merespon perubahan. Belajar dari sejarah agama Kristen, yang mengalami benturan antara dogma greja dengan sains, sehingga agama mulai ditingalkan karena dianggap perannya sudah kecil dan tidak ada.

Dahlan berharap Islam Berkemajuan tidak mengalami hal demikian, dia optimis Islam akan selalu kompatibel dengan perubahan setelah melihat kerja-kerja yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Majelis Tarjih mendekatkan agama dengan realitas yang dihadapi oleh umat manusia.

"Atau dengan kata lain, Islam yang relevan dengan perubahan itu adalah Islam yang berkontribusi terhadap perubahan. Jangan sampai ada pemisahan, perubahan itu berjalan sendiri, agama hanya di pingir melihat saja," ungkapnya.

Selanjutnya Islam Berkemajuan adalah Islam yang memberikan solusi, dari peran Muhammadiyah dalam hal ini terbeban kepada Pergruruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Melalui PTM ia berharap Islam Berkemajuan bisa lebih jelas tampak dan terwujud, memberikan kontribusi, solusi dan tidak menjauh dari persoalan yang ada. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek