Politik
Selasa 14 April 2020 23:04
Beredar di media sosial tumpukan beras bergambar Gubernur Banten Wahidin Halim. (FOTO: Istimewa)
\"Share

TANGERANG - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten asal Demokrat, Jazuli Abdillah, menegaskan bahwa Gubernur Banten Wahidin Halim baru-baru ini membeli beras langsung secara pribadi dengan uang sendiri dari para petani di Kemiri/Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut ditegaskan Jazuli kepada awak media BantenExpres, terkait beredarnya sebuah foto Gubernur Banten Wahidin Halim yang ada di kantong beras ukuran 10 Kg di media sosial.

“Itu benar foto pak Gubernur WH. Info yang saya dapat dari Gubernur WH dan beberapa sumber, bahwa itu sumber pribadi uang sendiri, bukan APBD bukan uang dinas,” terang Jazuli, di Tangerang, Selasa (14/04) malam saat dikonfirmasi soal foto tersebut.

Jazuli mengatakan, beras tersebut dibelinya langsung dari petani di Kemiri dan Rajeg, Kabupaten Tangerang kemarin.

BACA JUGA: Tangerang Raya Terapkan PSBB, Berikut Kegiatan-Kegiatan Yang Dibatasi

“Sudah jadi kebiasaan pak WH nyumbang dari kantong pribadi, buat membantu dan menolong warga yang tidak mampu, terutama yang kena korban Covid-19,” ujarnya.

“Dan pegawai berseragam itu infonya lurah yang merasa bangga produk hasil petani di wilayahnya dibeli sama gubernur pakai uang pribadi,” kata dia sembari membagikan video petani dan lurah yang berasnya di beli Gubernur.

Sebelumnya didapati sebuah foto tumpukan kantong beras yang bergambar foto Gubernur Banten Wahidin Halim dengan tulisan “Beras Murni H Wahidin Halim Gubernur Banten” tanpa disertakan logo Pemerintah Provinsi Banten.

Keberadaan beras dengan foto Gubernur Banten dipertanyakan masyarakat, apakah beras tersebut bantuan yang berasal dari pemerintah atau dinas lainnya yang menggunakan sumber dana dari APBD atau APBN.

BACA JUGA: Update Covid-19 Banten: 209 Kasus Positif

“Pak WH berharap sikap untuk membantu itu dicontoh sama yang lain, sehingga rakyat tertolong,” demikian Jazuli Abdillah yang pada masa Pilgub Banten lalu diketahui juga sebagai juru bicara pasangan WH-Andika.

Seperti diketahui, adanya wabah pandemik Coronavirus [Covid-19] berdampak luar biasa bagi masyarakat, terutama masyarakat yang mengandalkan penghasilan dari keseharian.

Sehingga pemerintah mengeluarkan kebijkaan pemberlakukan sosial berskala besar alias PSBB, seperti di Tangerang Raya (Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) Provinsi Banten.

Oleh sebab itu, pun Pemerintah Provinsi Banten menganggarkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak PSBB akibat Covid-19. Terutama kepada warga rawan miskin. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek