BANTENEXPRES - Tasril Jamal, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota Tangerang segera menindaklanjuti berbagai aspirasi warga terkait penataan kawasan Pasar Sipon. Aspirasi tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh Ketua RW 04 Kampung Gunung melalui surat kepada Wali Kota Tangerang pada 16 Juni 2026 lalu.
Tasril mengatakan, selain persoalan kebersihan, penggunaan bahu jalan, saluran air, dan jembatan sebagai aktivitas perdagangan maupun parkir, warga juga menyampaikan adanya dugaan praktik sewa berantai secara bulanan di atas tanah negara serta penggunaan listrik negara secara ilegal di kawasan tersebut.
Menurut politisi PKB ini dua persoalan itu perlu diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait agar tidak menimbulkan persoalan baru.
"Ini yang juga perlu menjadi perhatian. Ada laporan warga mengenai dugaan sewa berantai tanah negara dan penggunaan listrik secara ilegal. Saya kira jangan langsung menyimpulkan, tetapi laporan seperti ini harus diverifikasi. Kalau memang terbukti, tentu harus ada tindakan sesuai aturan," kata Tasril dalam keteranganya, Kamis (03/09).
Tasril bilang, penataan Pasar Sipon sebaiknya tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga memberikan solusi bagi pedagang. Warga sendiri telah mengusulkan agar pedagang dapat diarahkan ke Pasar Sipon Haji Husin dan Pasar H. Masturi yang disebut masih memiliki lapak kosong.
Ia juga meminta perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dalam menangani persoalan tersebut, termasuk menjaga fungsi jalan, saluran air, kebersihan, dan ketertiban kawasan. Ia berharap penataan dilakukan secara persuasif namun tetap mengacu pada Perda Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2018 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.
"Kita ingin pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi fasilitas umum juga harus dikembalikan sesuai fungsinya. Kalau ada persoalan administrasi, sewa-menyewa atau penggunaan fasilitas yang tidak sesuai aturan, mari diselesaikan dan ditata dengan baik," pintanya.
"Jangan sampai dibiarkan karena akhirnya merugikan pedagang maupun masyarakat," Tasril menutup.
(MAN)
- Rapat Perubahan APBD 2026 Kota Tangerang, DPRD: Untuk Kemaslahatan Masyarakat
- Komisi IV Soroti Proyek Perbaikan Jalan yang Dikerjakan Pemkot Tangerang
- BNI Hadirkan Akses Eksklusif Nikmati Tour Andrea Bocelli Romanza di Indonesia
- Tasril Komisi I Minta KUA-PPAS 2027 Fokus Tuntaskan Program Prioritas
- Anggota Komisi II DPRD Fredyanto Dukung Jennya di Putri Hijabfluencer 2026 Tingkat Nasional
- Lantik 102 Pejabat, Sachrudin: Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat Kota Tangerang
- HUT ke-26 LPM, BJ Desak Pemkot Tangerang Segera Terbitkan Perda/Perwal LPM





