BANTENEXPRES - Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Abdul Ghoni menyatakan organisasinya bukan untuk gagah-gagahan ataupun menjadi jagoan. Namun, organisasi harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun wilayah.
Demikian dikatakan Abdul Ghoni disela Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Forkabi Kota Tangerang, di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Ahad (04/10).
"Forkabi bukan untuk jago-jagoan, organisasi apapun. Organisasi itu untuk kepentingan pemerintah daerah. Insya Allah dengan digelarnya Musda Forkabi Kota Tangerang bisa membawa manfaat bagi masyarakat Kota Tangerang," ujarnya kepada awak media ini.
Ia meminta Forkabi Kota Tangerang untuk menyelaraskan program-program kerja dengan DPP. Agar kemudian bisa seiring seirama dengan kebijakan-kebijakan daerah masing-masing.
Abdul Ghoni menegaskan pihaknya telah lama menjalin kerjasama atau kolaborasi dengan pemerintah daerah Jakarta. Oleh karenanya ia berharap Forkabi di Kota Tangerang pun bisa melakukan hal yang sama.
"Jadi kita harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pertama kita harus terdaftar di Kesbangpol setempat. Kalau tidak terdaftar itu namanya organisasi abal-abal, kita harus terdaftar," ujar dia.
"Terutama harus ada SK dari Kementerian Hukum itu yang paling mutlak. Kalau ada orang ngaku-ngaku Forkabi yang paling sah buktikan dengan surat keputusan dari Kementerian Hukum. Logo yang kami pake pun itu milik kami yang sudah terdaftar di Haki. Kalau ada orang yang pake--saya akan laporkan ke polisi," sambungnya menegaskan.
Di lokasi yang sama, Ketua DPD Forkabi Kota Tangerang, Haji Dadang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia maupun unsur yang telah menggelar Musda sehingga berjalan lancar dengan baik.
"Terutama Pemerintah Kota Tangerang yang tadi dihadiri oleh Kepala Kesbangpol pak Wawan Fauzi, kami ucapkan terima kasih. Alhamdulilah Musda yang kelima berjalan lancar," kata Dadang.
Diketahui Dadang terpilih secara aklamasi pada Musda kali ini dan memimpin Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Kota Tangerang untuk periode 2026-2031.
Setelah digelarnya Musda, ia berharap Forkabi Kota Tangerang semakin solid dan tidak ada lagi dualisme kepemimpinan.
Dadang menegaskan siap menyusun struktur kepengurusan DPD Forkabi Kota Tangerang agar program-program kerja segera terlaksana untuk ikut serta membangun Kota Tangerang.
"Kita bentuk dulu struktur kepengurusannya dan mudah-mudahan akhir tahun ini dilakukan pelantikan DPD, selanjutnya digelar Muscab untuk tingkat kecamatan atau PAC," imbuh dia.
Sekedar informasi, pada Musda ke-V ini juga terpilih Ketua MPOD DPD Forkabi Kota Tangerang yakni aktivis Saipul Basri alias Marsel.
(ZIE)
- Aktivis Sentil Lapas di Kota Tangerang Pasca Kasus Cibinong: Evaluasi Tata Kelola Lapas
- Komisi III Dukung Penguatan Sarpras Deteksi Peredaran Narkotika di Banten
- Jaga Kerukunan Masyarakat, Lois Komisi I Dorong Pembentukan Perda Toleransi
- HMI Soroti OTT KPK: Proses Hukum Kepala Kantah Kota Tangerang Dibuka Transparan
- Anggota Komisi I Nilai Satpol PP Belum Maksimal Awasi Pembakaran Sampah di Wilayah
- Komandan Kodim 05/06 Tangerang Berganti, Andri: Terima Kasih Kolonel Ary atas Dedikasinya
- Aliansi Buruh Geruduk DPRD Kota Tangerang, Desak Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan





