BANTENEXPRES - Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Bagus Triyanto menyebutkan pada APBD Perubahan tahun ini, Dinas PUPR dan beberapa OPD lainnya tidak menganggarkan proyek-proyek fisik seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya hal Itu dikarenakan adanya kendala waktu yang tidak memungkinkan untuk menyusun Satuan Standar Harga (SSH) pada setiap proyek-proyek fisik.
“Pada APBD Perubahan tahun 2026 ini, di Dinas PUPR tidak ada kegiatan fisik. Karena, yang kita tahu kemarin itu di perubahan (APBD Perubahan) udah nggak keburu yah. Terkait dengan adanya perubahan SSH dan juga ada kenaikan kurs dollar," terang Bagus ditemui di kantor DPRD, Rabu (04/11).
Selain itu, lanjut Politisi Demokrat ini, menguatnya nilai tukar dollar terhadap rupiah yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi faktor utama adanya perubahan SSH.
“Selain itu, mereka (dinas teknis) juga masih punya PR yang pekerjaan di APBD murni tahun 2026 masih berjalan. Karena kegiatan yang di APBD murni itu sempat molor karena adanya perubahan SSH karena adanya kenaikan dollar," kata dia.
Lebih jauh, Bagus memastikan, akibat keterlambatan dalam menetukan SSH pada APBD Perubahan tahun ini, maka secara otomatis anggaran yang ada pada Dinas PUPR ke UPT atau Bagian Operasional (OP).
Ditanya apakah dengan tidak adanya kegiatan fisik terutama di Dinas PUPR akan berdampak pada penanganan potensi banjir yang bisa terjadi kapan saja, Bagus memastikan hal itu bisa ditangani dengan dana operdional (OP) dimaksud.
“Kalau dibilang optimal ya saya rasa nggak optimal ya untuk penanganan potensi banjir ini ya. Tapi setidaknya bisa sedikit mengurangi dari PR-PR PU, sedikit-sedikit terseleaikan,” tambahnya.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Tangerang ini juga berharap agar OPD teknis agar bisa mewaspadai potensi bencana banjir saat musim penghujan tiba.
“Harapan saya, mungkin bukan hanya Dinas PUPR yah, tapi dinas lain seperti Dinas LH, Perkim dalam menghadapi musim penghujan nanti, salah satu PR di Kota Tangerang adalah bagaimana kita bisa mengantisipasi," ujarnya.
"Tapi saya yakin, dengan optimalisasi pekerjaannya mudah-mudahan bisa sedikit mengurai dari potensi bencana banjir di Kota Tangerang,” sambung Bagus menandasi.
(HS/ZIE)
- Gebyar BLK 2026: Ajang Penghargaan dan Bukti Keberhasilan Pelatihan BLK
- Dewan TJ Soroti Kinerja OPD dan Rendahnya Serapan Anggaran 2026 Pemkot Tangerang
- Annisa Soroti Perlindungan Konsumen di Tengah Maraknya Penipuan Digital
- Aleg DPR RI Annisa Mahesa Tekankan Prinsip Logis Sebelum Gunakan Pinjaman Daring
- Anggota Komisi I Minta Pemkot Tangerang Hadirkan Rasa Aman Bagi Para Investor
- Zul Demokrat Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tangerang
- Komisi III Apresiasi Kinerja PT TNG, Tapi Minta SDM-nya Direorganisasi





