Politik
Kamis 21 Mei 2020 17:03
Partai Gelora Indonesia resmi menjadi partai politik. (FOTO: Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia telah mendapatkan surat keputusan (SK) Kemenkumham RI sebagai badan hukum partai politik. Dengan itu, partai Gelora telah sah secara hukum menjadi partai politik di Indonesia.

Adalah Anis Matta, mantan Presiden PKS pimpin Partai Gelora Indonesia (Ketua Umum). Tak cuma Anis, sederet nama bekas partai dakwah juga menghiasi daftar pengurus Gelora. 

Dilansir laman CNNIndonesia, berdasarkan dokumen SK Kementerian Hukum dan HAM bernomor M.HH-13.AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Kepengurusan Partai Gelombang Rakyat Indonesia periode 2019-2024, banyak nama-nama politikus eks PKS menjadi pengurus.

Sebut saja Fahri Hamzah yang menduduki posisi wakil ketua umum Partai Gelora. Fahri sendiri sempat berkonflik dengan Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman. Konflik itu lantas membuat Fahri didepak sebagai kader PKS.

BACA JUGA: Rencana DPRD Kota Tangerang Beli Mobil Mewah Dikecam Keras

Kemudian mantan kader PKS Mahfudz Siddik yang menduduki posisi Sekretaris Jenderal Partai Gelora. Mahfudz sendiri sempat menjabat sebagai ketua Komisi I DPR dan Ketua Fraksi PKS DPR 2009-2014.

Ada pula nama Ahmad Riyaldi yang menjadi bendahara umum Partai Gelora. Riyaldi pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Pertimbangan PKS periode 2009-2014 dan anggota DPR RI 2009-2014 dari PKS.

Selain itu, terdapat nama Triwisaksana yang menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Nasional Partai Gelora. Sebelumnya, pria yang akrab disapa Sani itu pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Syuro PKS. Ada pula mantan kader PKS Rofi Munawar dan Musyafa Ahmad Rahim.

Tak hanya bekas kader PKS, Partai Gelora juga diisi politikus dari partai lain, seperti Deddy Mizwar. Mantan wakil gubernur Jawa Barat itu menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Seni dan Budaya Partai Gelora.

BACA JUGA: KPK Diminta Kawal Anggaran COVID-19 Banten

Sementera, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta menyambut gembira dan bersyukur atas telah ditandatanganinya SK Menkumham untuk partainya tersebut.

"Partai ini lahir di tengah krisis. SK-nya ditandatangani menjelang malam-malam Lailatul Qadar. Tugas besar kami membangun gelombang solidaritas rakyat untuk mampu keluar dari krisis, dan selanjutnya membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama dunia." kata Anis.

Sekretaris Jenderal Mahfudz Siddiq, mengatakan pihaknya tengah menunggu penyerahan secara seremoni dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly kepada Anis Matta usai lebaran Idulfitri 1441 H.

"Insya Allah setelah lebaran akan dilakukan seremoni penyerahan SK dari Menkumham kepada Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, M Anis Matta," kata Mahfuz Siddiq dalam keterangan tertulis kepada media, di Jakarta.

Mahfuz menyatakan Partai Gelora secara resmi mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai partai politik pada 31 Maret 2020. Selain kepengurusan pusat, turut didaftarkan kepengurusan di 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi, 484 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kota/kabupaten dan 4.394 dewan pimpinan cabang (DPC) di tingkat kecamatan. (GUNG)

Diolah dari berbagai sumber

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek