Ekonomi
Senin 11 Mei 2020 22:06
Landmark DPRD Kota Tangerang. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG – Rencana DPRD Kota Tangerang membeli mobil dinas baru bagi sejumlah pimpinan DPRD, yakni dua unit mobil mewah Honda Accord senilai Rp.1,4 miliar anggaran tahun 2020 dikecam keras.

DPRD Kota Tangerang dinilai tidak peka dengan kondisi sekarang ini, dimasa pandemik Coronavirus [COVID-19] yang tengah menjadi perhatian bersama.

Hal tersebut diungkapkan aktivis Saipul Basri, ia menentang keras rencana DPRD Kota Tangerang mengadakan proyek pengadaan alat angkutan darat bermotor roda empat tersebut.

“Masih banyak persoalan masyarakat Kota Tangerang yang lebih skala prioritas. Sekarang ini masyarakat butuh perhatian serius dari wakil-wakil rakyat, terlebih mereka yang terdampak Covid-19,” kata dia kepada wartawan di Tangerang, Senin (11/05).

BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Tangerang: Mari Kita Berdoa Kepada Allah Agar Covid-19 Cepat Selesai

Ia sangat kecewa melihat DPRD Kota Tangerang mengadakan proyek itu ditengah wabah Covdi-19 dan meminta segera ditunda. “Saya minta pengadaan kegiatan tersebut ditunda,” tegas dia.

Bila pengadaan kegiatan tersebut berjalan, menurut dia, maka DPRD Kota Tangerang tidak lagi berpihak atas kepentingan rakyat.

“Mereka tidak pantas disebut sebagai wakil rakyat,” cibir dia. “DPRD harus peka dalam kondisi seperti ini. Mana yang diprioritaskan mana yang bisa ditunda,” ujar Saipul.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo saat dihubungi tidak mau berkomentar lebih jauh terkait pengadaan mobil mewah itu.

“Baiknya langsung ke Sekwan saja, dia yang tahu prosesnya. Kalau saya pakai kendaraan bekas pakai Walikota,” kilah Gatot Wibowo kepada BantenExpres, Minggu (10/05) malam.

Sementara pimpinan DPRD Kota Tangerang lainnya, Turidi Susanto, saat dimintai konfirmasi dan penjelasnya lewat pesan What’sApp juga tidak merespon, hanya dibaca. (ZIE/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek