BANTENEXPRES - Komisi I DPRD Kota Tangerang menerima puluhan warga dari perumahan Ayodhya untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait persoalan pemutusan air bersih yang dilakukan sepihak oleh manajemen perumahan.
RDP langsung dipimpin Ketua Komisi I Junadi didamping dua anggotanya, Agus Anshori dan Holilah, di ruang rapat Badan Anggaran, Jumat (12/06) sore.
Junadi menjelaskan, RDP dengan warga perumahan Ayodhya merupakan kedua kalinya digelar. Ia mengatakan warga memprotes diputusnya aliran air bersih di perumahan yang berlokasi di Cikokol, Kelurahan Kelapa Indah Kecamatan Tangerang.
"Laporan masyarakat tadi bahwa ada penggunaan air bersih diputus oleh manajemen," Junadi menjelaskan kepada wartawan usai RDP.
Ia mengatakan, suplai air bersih oleh PDAM Tirta Benteng (BUMD) Kota Tangerang, namun pengelolaanya dilakukan oleh Ayodhya.
Pihaknya menyangkan Manajemen Ayodhya tidak hadir dalam rapat dengar pendapat hari itu. Lantaran, lanjut dia, ada kesibukan lain. Oleh karenanya Komisi I akan kembali menjadwalkan ulang RDP.
"Makanya hari ini kita belum bisa memutuskan apa-apa, karena mereka tidak hadir. Tapi kami sudah mendengarkan pandangan-pandangan dari pengadu (warga), PDAM dan Perkim termasuk dari Camat," terang dia.
Kedepan, kata dia, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terutama Manajemen Ayodhya untuk memastikan kapan mereka bisa hadir guna membereskan persoalan air bersih.
"Nanti kita akan bersurat lagi ke Manajemen Ayodhya," ujar Junadi.
Junadi juga mengatakan, Intake di perumahan Ayodhya merupakan milik PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang yang dikelola secara bekerja sama.
"Dia hanya mendapatkan royalti sebesar 9 persen dari penjualan air. Nanti kita panggil lagi kita sidak sekalian," tutup politisi partai Gerindra itu.
Anggota Komisi I Agus Anshori menambahkan, sejak awal warga perumahan Ayodhya kecewa terhadap Manajemen karena tidak ada ketransparanan dari pembayaran IPL.
"Sehingga menimbulkan kekecewaan warga. Sehinga pembayaran itu berkurang dan terjadilah diputusnya aliran air bersih itu," kata Agus.
Salah satu perwakilan warga perumahan Ayodhya mengatakan rasa terima kasih kepada jajaran Komisi I DPRD Kota Tangerang yang sudah mendengarkan keluhan warga.
"Sudah menerima kami, mendengarkan keluh kesah kami. Mudah-mudahan ini menjadi amal baik dan manfaat bagi Kota Tangerang, terima kasih," kata perwakilan warga.
Digelarnya rapat dengar pendapat dengan wakil-wakil rakyat itu, warga berharap dapat membuka tabir-tabir di perumahan Ayodhya yang selama ini tidak tersentuh.
Mereka juga berharap Komisi I DPRD Kota Tangerang dapat segera menyelesaikan persoalan itu. Agar warga kembali mendapatkan fasilitas yang nyaman, seperti air bersih.
(ZIE)
- BNI Hadirkan Akses Eksklusif Nikmati Tour Andrea Bocelli Romanza di Indonesia
- Tasril Komisi I Minta KUA-PPAS 2027 Fokus Tuntaskan Program Prioritas
- Anggota Komisi II DPRD Fredyanto Dukung Jennya di Putri Hijabfluencer 2026 Tingkat Nasional
- Lantik 102 Pejabat, Sachrudin: Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat Kota Tangerang
- HUT ke-26 LPM, BJ Desak Pemkot Tangerang Segera Terbitkan Perda/Perwal LPM
- Festival Cisadane Kota Tangerang Masuk 125 Event Terbaik KEN 2026
- Fraksi PKB Minta Kemendagri Segera Bantu Pencairan TPP PPPK Teknis Kota Tangerang





