BANTENEXPRES - Kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang tidak semata menjadi forum untuk menampung keluhan masyarakat. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga. Reses juga menjadi ruang konsolidasi untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput dengan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran pemerintah daerah.
Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Reses Ke-1 DPRD Kota Tangerang Masa Sidang 2026–2027 yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Golkar, Haji Supiani yang digelar di Pendoponya, kawasan Cibodas, Minggu (11/10) malam.
Dalam reses yang dihadiri ratusan masyarakat Cibodas dan sekitarnya itu, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi warga masyarakat kembali mencuat. Mereka menyampaikan aspirasinya mulai dari kesehatan, infrastruktur, bedah rumah, pendidikan hingga pekerja sosial masyarakat (PSM).
Persoalan-persoalan tersebut memperlihatkan satu benang merah, yakni masih adanya jarak antara kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan dengan kebijakan yang dirumuskan pemerintah daerah.
Salah satu konsen yang mendapat perhatian Supiani adalah berdirinya gedung SMP Negeri di wilayah Cibodas. Menurutnya, di Kelurahan Cibodas sebagai induk belum memiliki gedung SMPN, padahal wilayah ini padat penduduk yang mana setiap ajaran tahun baru banyak anak-anak lulusan SD kesusahan masuk SMP Negeri. Lantaran jarak alias domisili yang jauh.
"Anak-anak kita kesulitan masuk ke jenjang SMP Negeri karena jarak kita jauh dari sekolah negeri. Setiap tahun persoalan ini muncul, bahkan anak-anak saya keponakan saya gak bisa masuk negeri karena terkendala zonasi," kata Supiani.
Sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi pembangunan, Supiani siap memperjuangkan aspirasi warga ini ke DPRD dan disampaikan ke pihak eksekutif (Dinas).
Menurutnya lagi, penting sekali berdirinya gedung SMP Negeri di wilayahnya. Mengingat, lanjut dia, keberadaanya sangat dibutuhkan masyarakat Cibodas dan sekitarnya.
"Cibodas, Uwung dan sekitarnya. Saya akan perjuangkan ini. Cibodas harus punya SMP Negeri, saya nanti akan langsung ngomong sama pak Wali Kota, mudah-mudahan bisa terealisasi," tegas dia.
"Anak-anak kita jangan lagi kesusahan masuk SMP Negeri. Insya Allah nanti kita carikan lahanya, entah itu marger dengan gedung yang sudah ada ataupun cari lahan yang baru. Nanti kita kumpulkan tokoh-tokoh masyarakat," sambung pria yang juga dikenal sebagai seorang pengusaha ini.
Sementara itu, Ketua RW 09 Kelurahan Cibodas, Harris sangat mendukung adanya pembangunan Gedung SMP Negeri di wilayah Cibodas.
"Oyaa sejak lama kita menginginkan di wilayah kelurahan Cibodas ini ada SMP Negeri. Setiap tahun anak-anak kita kesulitan masuk SMP Negeri," ungkap Harris usai mengikuti kegiatan reses.
Dirinya berharap kepada para wakil rakyat asal dapil 5 khususnya Ketua Komisi IV Supiani agar segera membawa persoalan itu ke eksekutif. Ia bilang keberadaan SMP Negeri di Kelurahan Cibodas sangat dinantikan masyarakat.
"Saya yakin pak dewan Supiani bisa mendorong SMP Negeri di Kelurahan Cibodas ini. Kita semua warga masyarakat mendukung adanya SMP Negeri itu, terima kasih pak dewan Supiani semoga perjuangan ini bisa segera terealisasi," ujarnya penuh semangat.
(ZIE/GUNG)
- Haul KH Asnawi Mukhtar, Maryono: Sosok yang Warnai Pembangunan Kota Tangerang
- Erupsi Anak Gunung Krakatau Pemprov Banten Liburkan Sekolah Tiga Hari
- IASI Wisuda D-III Kebidanan, Rektor: Siap Hadapi Tantangan Zaman
- Idup Komisi III Minta Gedung SMP Negeri di Cipondoh Ditambah
- Universitas Yuppentek Indonesia Wisuda Program Sarjana Ke-III, Cetak 153 Sarjana Berdaya Saing
- Aktivis GMNI Buka Taman Baca di Kain Terpal Protes Perpustakaan Mangkrak
- Sekolah Lakukan Titip Menitip Siswa SMA/SMK Akan Diberikan Sanksi Berat





