Pendidikan
Jumat 06 November 2026 14:11
Rektor IASI bersama Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai tandatangan kerja sama atau MoU. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

‎BANTENEXPRES - Pemerintah Kota Yogyakarta menjalin kolaborasi dengan Institut Asyifa Indonesia (IASI) dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua pihak, yang dirangkai dengan kegiatan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Keempat Tahun 2026.

‎Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan Rektor Institut Asyifa Indonesia, Mahmudin. Kerja sama ini membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi Institut Asyifa Indonesia dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat di Kota Yogyakarta.
‎
‎Kegiatan ini turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Aditama Nur Husain, bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan kota.
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan bahwa KKN memberikan manfaat nyata bagi warga serta membantu menyelesaikan persoalan prioritas pemerintah. KKN dipandang sebagai perwujudan nyata pengabdian mahasiswa kepada bangsa.
‎
‎Rektor Institut Asyifa Indonesia (IASI), Mahmudin menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis bagi kampus untuk berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat.
‎
‎"Melalui MoU ini, Institut Asyifa Indonesia berkomitmen menghadirkan karya, gagasan, dan pengabdian civitas akademika yang bermanfaat langsung bagi warga Kota Yogyakarta," kata Mahmudin dalam keterangannya, Jumat (06/11). 
‎
‎Pemerintah Kota Yogyakarta berharap sinergi dengan perguruan tinggi terus menguat, sehingga hasil kajian dan pengabdian mahasiswa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat kelurahan.
‎
‎(MAN)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek