BANTENEXPRES - Pemerintah Kota Yogyakarta menjalin kolaborasi dengan Institut Asyifa Indonesia (IASI) dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua pihak, yang dirangkai dengan kegiatan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Keempat Tahun 2026.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan Rektor Institut Asyifa Indonesia, Mahmudin. Kerja sama ini membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi Institut Asyifa Indonesia dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat di Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Aditama Nur Husain, bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan kota.
Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan bahwa KKN memberikan manfaat nyata bagi warga serta membantu menyelesaikan persoalan prioritas pemerintah. KKN dipandang sebagai perwujudan nyata pengabdian mahasiswa kepada bangsa.
Rektor Institut Asyifa Indonesia (IASI), Mahmudin menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis bagi kampus untuk berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat.
"Melalui MoU ini, Institut Asyifa Indonesia berkomitmen menghadirkan karya, gagasan, dan pengabdian civitas akademika yang bermanfaat langsung bagi warga Kota Yogyakarta," kata Mahmudin dalam keterangannya, Jumat (06/11).
Pemerintah Kota Yogyakarta berharap sinergi dengan perguruan tinggi terus menguat, sehingga hasil kajian dan pengabdian mahasiswa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat kelurahan.
(MAN)
- Ketua Komisi IV Siap Perjuangkan Berdirinya SMP Negeri di Kelurahan Cibodas
- Haul KH Asnawi Mukhtar, Maryono: Sosok yang Warnai Pembangunan Kota Tangerang
- Erupsi Anak Gunung Krakatau Pemprov Banten Liburkan Sekolah Tiga Hari
- IASI Wisuda D-III Kebidanan, Rektor: Siap Hadapi Tantangan Zaman
- Idup Komisi III Minta Gedung SMP Negeri di Cipondoh Ditambah
- Universitas Yuppentek Indonesia Wisuda Program Sarjana Ke-III, Cetak 153 Sarjana Berdaya Saing
- Aktivis GMNI Buka Taman Baca di Kain Terpal Protes Perpustakaan Mangkrak





