BANTENEXPRES - Sebanyak 716 orang peserta ambil bagian dalam Road To Banten Marathon 2026 yang digelar oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) DPD Provinsi Banten.
Road To Banten Marathon ini diikuti dari berbagai latar belakang dan usia dengan jarak tempuh 5 kilometer (5K) mengambil star dan finish di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Minggu (21/12) pagi.
Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Ketua GEKRAFS Banten, Agung, menjelaskan, Road To Banten Marathon di awali dari Kota Tangerang dipenghujung akhir tahun 2025.
"Alhamdulillah, Road To Banten Marathon berjalan lancar di akhir tahun ini, di Kota Tangerang, zero accident. Ada 716 peserta, termuda berusia 11 tahun dan paling tua itu 72 tahun," terang Agung kepada BantenExpres usai kegiatan.
Agung menjelaskan, Road To Banten Marathon adalah perjalanan untuk menuju Banten Marathon yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2026, di Banten.
Lebih lanjut, Agung mengatakan, Road To Banten Marathon akan digelar di empat kota dan kabupaten se-Banten. Kota Tangerang yang pertama sebelum kota/kabupaten lainnya.
"Selanjutnya di Kota/Kabupaten Serang pada tanggal 7 Februari 2026, 5 April di Kota Tangsel. 17 Mei di Kabupaten Tangerang, 21 Juni di Pandeglang dan 26 Juli di Lebak," ungkap dia.
"Jadi perjalananya dimulai dari Kota Tangerang hari ini, dan akan berakhir di Kabupaten Lebak," sambung Agung menjelaskan.
Pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai lintas sektor untuk menyukseskan kegiatan Road To Banten Marathon 2026 tersebut.
"Tentu kita bekerja sama dengan pemerintah daerah kota/kabupaten, dan yang pasti Pemerintah Provinsi Banten. Dinas Pariwisata, Pemuda Olahraga, Dishub, Kepolisian dan stakeholder lainnya," ujarnya.
Agung menambahkan, Road To Banten Marathon di Kota Tangerang dengan jarak tempuh 5K sebagai pemanasan Banten Marathon. Sementara puncak Banten Marathon sejauh 42K.
"Para peserta lari (marathon) ini juga di cover oleh asuransi dari BRI Insurance. Kita juga bekerja sama dengan beberapa lembaga dan lintas komunitas," kata Agung.
Di akhir, Agung menerangkan, Banten Marathon 2026 yang digagas Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS-Banten) sebagai salah satu program GEKRAFS untuk sport tourism di Tanah Jawara Banten.
"Ini salah satu langkah nyata kita (GEKRAFS) dalam mendukung program pemerintah, khususnya Pemprov Banten. Karena kan program pak Gubernur Andra Soni adalah Banten Indah," ujar dia.
"Jadi kita bikin, Banten Maju Banten Indah Banten Marathon," tegas Agung mengakhiri.
Salah satu peserta Road To Banten Marathon, Edy mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan marathon di Kota Tangerang hari ini.
Ia yang diketahui peserta paling tua, yakni berusia 72 tahun, datang dari Maja Lebak, mengatakan, "Saya senang lari. Sehat dan bikin kita happy mas," ujarnya tersenyum saat berbincang dengan awak media ini.
Dirinya pun siap mengikuti Banten Marathon hingga akhir nanti. "Ya kita berharap mudah-mudahan bisa ikut terus kegiatan ini. Ayo lari mas biar sehat jiwa raga," ujar Edy dengan senyum ceria.
Road To Banten Marathon yang pertama digelar di Kota Tangerang dengan peserta sebanyak 716 orang didominasi oleh kaum muda-mudi alias Gen-Z.
Mereka datang dari berbagai wilayah di Kota Tangerang bahkan luar daerah seperti Edy. Peserta nampak antusias mengikuti lari yang dimulai sejak pukul 05:30 WIB.
Semua peserta juga mendapatkan kalungan medali sebagai salah satu apresiasi telah mengikuti Road To Banten Marathon 2026.
(ZIE)
- Sejarah, Persita Tangerang Kandaskan Borneo FC di Super League
- Ditonton Jokowi, Pendekar Cisadane Benamkan Laskar Sumbernyawa 3-1
- Tutup Akhir Tahun 2025 Persita Tangerang Curi 3 Poin dari Kandang Singo Edan
- Persikota Tangerang Luncurkan Jersey untuk Kompetisi Liga Nusantara 2025/26
- Pesta Gol ke Gawang PSIM, Persita Kukuh di Posisi 2 Klasemen Super League
- Komunitas Olahraga Karawaci Tolak GOR Ar-Riyadhah Dijadikan Gudang Arsip
- Jadi Ketum Perserosi, Turidi Sesumbar Akan Sumbangkan Banyak Emas untuk Kota Tangerang


.jpg)


