BANTENEXPRES - Bermain di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/12) sore, gol tunggal di penghujung laga dari Aleksa Andrejic membawa Pendekar Cisadane membawa pulang raihan tiga poin pertama kalinya atas Singo Edan di Malang.
Pelatih Carlos Pena harus kehilangan pemain belakang Mario Jardel di awal-awal laga, usai mendapati cedera engkel. Injakan kaki dari Salim Tuharea membuat Jardel harus meringis kesakitan, dan setelah tinjauan VAR sang pengadil hanya memberi kartu kuning pada pemain Arema itu.
Pada menit ke-23 tuan rumah mampu membuka keunggulan melalui tandukan dari Dedik Setiawan, namun setelah tinjauan VAR gol itu dianulir. Sang striker kedapatan melakukan dorongan kepada Bae Sin Yeong saat duel udara.
Berselang dua menit, penjaga gawang Igor Rodrigues melalukan penyelamatan krusial dengan menggagalkan usaha dari Arkhan Fikri yang sudah berhadapan satu lawan satu dengannya. Babak pertama pun ditutup tanpa adanya gol, dengan skor masih sama kuat 0-0.
Di awal babak kedua, kembali Igor Rodrigues mampu melakukan penyelamatan penting, usai dengan sigap menangkap bola dari Valdeci yang merangsek naik dari sisi kanan.
Peluang emas dimiliki oleh Pendekar pada menit ke-62, setelah serangan balik cepat dilakukan oleh Matheus Alves dan Hokky Caraka. Sayangnya tendangan Hokky yang sudah berhadapan dengan Lucas Frigeri bisa digagalkan oleh sang kiper.
Tak berselang lama, Pendekar harus bermain dengan 10 pemain. Andrean Benyamin harus mendapat kartu merah karena dinilai menghalangi pergerakan dari Dedik Setiawan. Keputusan ini juga diambil oleh wasit melalui tinjauan VAR.
Pergantian pemain di penghujung laga yang dilakukan oleh Coach Pena berbuah manis. Masuknya Dejan Racic dan Aleksa Andrejic sukses menghukum kelengahan lini bertahan Arema melalui skema serangan balik.
Usaha dari Racic dan umpan manis dari Rayco Rodriguez membuat Aleksa berdiri bebas dan bisa menaklukkan gawang Lucas Frigeri. Kemenangan penting pun didapat oleh Pendekar dalam laga ini di penghujung tahun 2025.
Tambahan tiga poin membawa Pendekar Cisadane berada di posisi kelima klasemen Super League 2025/26 dengan raihan 25 poin.
(ZIE)
- Sejarah, Persita Tangerang Kandaskan Borneo FC di Super League
- Ditonton Jokowi, Pendekar Cisadane Benamkan Laskar Sumbernyawa 3-1
- GEKRAFS Gelar Road To Banten Marathon, Kota Tangerang Pertama Diikuti 716 Peserta
- Persikota Tangerang Luncurkan Jersey untuk Kompetisi Liga Nusantara 2025/26
- Pesta Gol ke Gawang PSIM, Persita Kukuh di Posisi 2 Klasemen Super League
- Komunitas Olahraga Karawaci Tolak GOR Ar-Riyadhah Dijadikan Gudang Arsip
- Jadi Ketum Perserosi, Turidi Sesumbar Akan Sumbangkan Banyak Emas untuk Kota Tangerang


.jpg)


