BANTENEXPRES - Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menegaskan target Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam penurunan angka kemiskinan hingga 4,8 persen harus dicapai melalui penguatan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Target penurunan angka kemiskinan sebesar 4,8 persen ini bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata, terukur, dan berkelanjutan," kata Syamsuri pekan kemarin.
Syamsuri menekankan pentingnya optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penguatan UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan warga dan membuka lapangan kerja baru, menurut dia.
"Kami mendorong agar pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama UMKM, terus dimaksimalkan. UMKM ini menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan dan harus mendapat dukungan penuh," tuturnya menekankan.
Ia juga menyoroti peningkatan akses pendidikan gratis sebagai salah satu kunci utama dalam menekan angka kemiskinan di Kota Tangerang.
"Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan pendidikan yang meningkat, kualitas hidup warga juga akan ikut meningkat," ujar dia.
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Syamsuri menilai pelatihan kerja harus terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri saat ini yakni pemanfaatan digitalisasi.
Ia menambahkan, seluruh program yang merupakan janji kampanye Wali Kota harus dimaksimalkan pelaksanaannya secara konsisten.
"Program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye harus dijalankan secara maksimal. Ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kepada warga," ucap Syamsuri.
Sebagai langkah konkret, Syamsuri menekankan optimalisasi Program 3G, yakni Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako, yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
"Program 3G ini sangat strategis karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika dijalankan optimal, saya yakin target penurunan kemiskinan bisa tercapai," tandas politisi PKS ini.
(MAN)
- Menggeser Anggaran Pendidikan Aktivis Kota Tangerang Tolak MBG
- Lindungi Anak dari Dampak Negatif, Sekolah di Banten Larang Gunakan HP
- Musda VIII KNPI Banten, Dimyati: Pemuda Penegak Persatuan Sekaligus Energi Pembangunan
- Konker PGRI Banten, Andra Soni Diganjar Penghargaan Anugerah Dwi Praja
- Buka Tahun Baru 2026, Gubernur Banten Pamer Capaian Program Sekolah Gratis
- Institut Asyifa Indonesia Resmi Jalin Kerja Sama dengan Pemkot Tangerang
- HGN 2025, Ketua DPRD Kota Tangerang Apresiasi Pengabdian Para Guru





