Ekonomi
Sabtu 01 Februari 2020 13:42
Akibat banjir seorang ibu hamil divekuasi petugas di Kota Tangerang. (FOTO: Istimewa)
\"Share

TANGERANG - Lagi, banjir melanda sebagian wilayah Kota Tangerang seusai hujan mengguyur deras hingga pagi tadi, Sabtu (01/02). Banjir tersebar di 23 titik di empat kecamatan.

Antaranya di Kecamatan Periuk, Banda, Neglasari, dan Karawaci. Pemkot Tangerang terus mengerahkan petugas untuk menangani dampak banjir dan mendirikan enam posko kesehatan.

"Hingga siang ini ada 23 lokasi yang terdata tergenang air dengan tinggi mulai dari 10 Cm hingga 100 Cm. Kami sedang melakukan penanganan di lapangan," jelas Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang Taufik Syahzaeni.

Dinas PUPR mengerahkan puluhan pompa dengan daya sedot 700 liter per detik untuk membantu percepatan penanganan banjir. Ada lebih dari 30 pompa yang digunakan untuk menangani banjir kali ini.

"Sejak pagi hingga kini, petugas terus melakukan penanganan dengan menggunakan pompa yang mengalirkan air dari lokasi banjir atau genangan ke kali dan sungai terdekat," ujar Taufik.

BACA JUGA: Wali Kota Tangerang: Mudah-Mudahan Masyarakat Dijauhkan Dari Bala Bencana

Sementara itu, para petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Periuk. Salah satunya ibu hamil.

"Ada 11 keluarga yang sudah kami evakuasi dari Perumahan Garden City ke musala RW 025, termasuk ibu hamil," kata Sekretaris BPBD Kota Tangerang Edi Sofyan di Tangerang, seperti dilansir Antara, Sabtu (01/02).

Ditengah hujan  deras, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah terjun langsung ke lokasi terdampak banjir, yakni jembatan Alamanda dan Perumahan Garden City Kecamatan Periuk.

Wali Kota pun segera menginstruksikan anak buahnya dari Dinas PUPR untuk mendistribusikan pompa air mobile agar air segera surut. "Tolong bantu evakuasi warga, diarahkan untuk pindah ke tempat aman nanti akan kita bangun posko," tegasnya.

Senada dengan Walikota, Camat Periuk Sumardi meminta warganya untuk mau di evakuasi ke tempat yang lebih aman dan mengikuti instruksi dari petugas BPBD.

"Tadi sesuai dengan instruksi Pak Walikota kita bangun dapur umum dan Posko Kesehatan untuk warga. Dan saya meminta kepada seluruh warga untuk mau mengikuti instruksi dari petugas BPBD karena ditakutkan hujannya masih akan terjadi sampai malam," ucap dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga kini korban yang terdampak banjir tercatat berjumlah 82 rumah dan 371 jiwa. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek