BANTENEXPRES - Kesuksesan di usia muda adalah hal yang dicita-citakan, impian dan harapan semua orang, terutama para orang tua. Mereka sangatlah bahagia ketika melihat putra putrinya tumbuh dewasa dan menjadi seorang pengusaha sukses.
Nah, terlebih di zaman era digital ini, kaum milenial (sebutan kaum muda) apapun dilakoninya. Lewat dunia digital mereka-kaum muda kerap menuangkan ide dan menjadi sebuah karya, peluang bisnis pun terbuka lebar.
Seperti di Indonesia, cukup banyak anak-anak muda (milenial) menjadi pendobrak dunia usaha alias bisnis, salah satunya. Lewat platform-platform media digital itulah mereka berkarya dan berkarir, seperti yang kita kenal sekarang ini, dunia startup, misalnya.
Namun, tidak semua kaum milenial itu bergerak di dunia bisnis digital. Banyak kaum milenial terjun ke dunia bisnis seperti di properti, kuliner dan distributor-distributor serta jasa perdagangan lainnya.
Asep Jena, seorang pemuda kelahiran Sukabumi, Jawa Barat ini, diusia relatif masih muda sudah terjun ke dunia bisnis, dengan langsung menjadi pemiliknya alias CEO.
Hebatnya, disenggang waktunya berkarir, ia masih tekun untuk menamatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu kuliah. Sebagai bekal dan modal menjalani dunia usaha.
Mengambil jurusan hukum, Asep Jena yang kini tinggal di Tangerang juga sudah terlibat di berberbagai kegiatan dunia aktivis, salah satunya dengan mendirikan sebuah Kantor Hukum [Law Firm] di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
BACA JUGA: Kantor Hukum Law Firm TP & Patners Persembahkan Akustik Amal Selat Sunda Banten
Ia sosok dan contoh kaum milenial yang berhasil merintis bisnisnya dari titik nol hingga berlipat-lipat ganda dan menghasilkan pendapatan yang berlimpah, diusia muda sukses sudah.
Asep Jena mendirikan PT. Gressindo Mandiri Sukses (GMS) sejak beberapa tahun lalu. Asal mu asal ia mendapatkan ide bisnis ini, ketika ia ditinggal sang ayah.
Sang ayah (alm-Amas) adalah sebagai sosok idolanya, sejak ditinggal pada tahun 2012 silam, ia bersama ketiga saudaranya tetap survive menjalani bahtera kehidupan dengan penuh semangat, walau rintangan menghadang.
Asep bercerita, sosok alm ayahnya adalah figur hebat sekaligus pemimpin bagi keluarganya. Bertanggung jawab, penuh cinta dan kasih sayang serta amat sangat peduli terhadap sesama.
“Saya sangat mengagumi sosok orang tua, alm Bapak Amas, yang dimana beliau banyak mengajarkan untuk hidup mandiri, bertanggung jawab dan selalu peduli kepada sesama,” ujar Asep.
Berbekal itulah, Asep akan terus bertekad menjalankan roda bisnisnya. “Dan kedepannya saya berencana untuk membuat usaha yang bergerak dibidang distributor hasil pertanian,” tegasnya.
“Agar perekonomian para petani dapat meningkat dengan dorongan modal dan wadah untuk penjualan,” harap dia.
Tak lupa, Asep pun terus memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan karunia serta anugerahNya yang ia raih hingga seperti sekarang, inspiratif!. (ZIE)
- Komisi III Soroti LKPJ Wali Kota Tangerang 2025
- Peringati May Day, Disnaker Kota Tangerang Gelar Lomba Cerdas Cermat dan Orasi
- Harga BBM Nonsubsidi Naik Ugal-Ugalan, Politisi PDI-P: Pemerintah PHP kepada Rakyat
- Ketua Komisi IV: Stadion Mini di Kota Tangerang Harus Ditingkatkan Fasilitasnya
- Komisi VII Nilai Kota Tangerang Miliki Posisi Strategis dalam Sektor Pariwisata
- Work From Home ASN Tidak Boleh Ganggu Pelayanan Publik
- Aktivis Minta Kunker-Tunjangan DPRD Kota Tangerang Dipangkas: Efisiensi dan Hemat Energi





