BANTENEXPRES - Pemerintah Kota Tangerang mencatatkan bahwa pendapatan asli daerah atau PAD melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil melampaui target pada tahun 2025.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Tangerang lewat Bapenda, realisasi pajak daerah sepanjang tahun 2025 mencapai Rp2,72 triliun atau 100,38 persen dari target. Sementara itu, retribusi daerah mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 107,77 persen dengan nilai mencapai Rp293,9 miliar.
Menanggapi capaian PAD Kota Tangerang tahun 2025 yang lampaui target, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengatakan ketika PAD bertambah harus bisa menyerap program pembangunan dan punya kemampuan dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.
"Baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sehingga dengan ketersediaan pendapatan yang berlebih itu kita bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat," kata Rusdi kepada awak media ini.
"Sehingga kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan Kota Tangerang yang ada," sambung Rusdi akhir pekan kemarin di kantornya.
Hal itu dikatakan Rusdi berkaitan dengan pertanyaan sejauh mana tingkat kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang, ketika PAD (pendapatan) itu melampui target.
Menurut politikus partai Golkar ini, target pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang diangka 5 persen dan di tahun 2026 ia berharap bisa memenuhi target tersebut.
Rusdi menegaskan pertumbuhan ekonomi menjadi penting terhadap roda pergerakan ekonomi di kota berjuluk seribu industri sejuta jasa ini. "Peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerjaan. Peningkatan daya beli itu berpengaruh sama pertumbuhan ekonomi," ujar dia.
Di satu sisi kemampuan fiskal pun harus naik dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Menurutnya kontribusi besar PAD bersumber dari PBB dan BPHTB yang melampuai dari yang sudah ditentukan.
Lebih lanjut, BPHTB mencerminkan kondisi ekonomi daya beli masyarakat. "Misalnya investasi di Kota Tangerang itu cukup positif, ada transaksi jual beli lahan sehingga BPHTB itu berjalan. Yang lebih komersil-lah sifatnya," ungkap dia.
Oleh karenanya, sisi positif pertumbuhan ekonomi tersebut Rusdi berharap mempunyai kontribusi terhadap peningkatan PAD di Kota Tangerang.
Rusdi menekankan bahwa Kota Tangerang membutuhkan investasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Bisa ada penyerapan tenaga kerja, ada peningkatan daya beli masyarakat. Dan pada akhirnya ketika daya beli masyarakat meningkat masyarakat punya tingkat kesejahteraan yang lebih. Tingkat kemiskinan menurun," Rusdi menutup.
Dikutip dari keterangan Pemkot Tangerang, realisasi investasi Kota Tangerang sepanjang tahun 2025 menunjukkan kinerja yang sangat positif. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), total capaian investasi tahun 2025 mencapai Rp22,54 triliun atau setara 149 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp15,11 triliun.
Capaian tersebut merupakan akumulasi realisasi investasi dari Triwulan (TW) I hingga TW IV tahun 2025. Pada TW I realisasi investasi tercatat sebesar Rp4,43 triliun, TW II sebesar Rp8,21 triliun, TW III sebesar Rp5,47 triliun, dan TW IV sebesar Rp4,47 triliun.
(ZIE/GUNG)
- Politisi PKB Minta Kado HUT ke-33 Kota Tangerang: Pelebaran Jalan hingga Penyelamatan Danau Cipondoh
- TangerangPos Reward, Sachrudin: Kolaborasi Pentahelix
- AHY-Dimyati Sepakat Ekraf Banten Harus Diperkuat: Sektor Masa Depan
- Kabel Udara Bikin Semrawut Merusak Estetika Kota, DPRD Godok Perda
- PAPTI Banten Gelar Workshop: Ketika SLF Jadi Penjaga Keselamatan Bangunan
- Kado Spesial HUT Ke-33 Kota Tangerang, Disnaker Gelar Job Fair: Ada 1.707 Loker
- Aktor Laga Ma Dong dan Lisa Blackpink Shooting Film, Ruas Jalan di Kota Tangerang Ditutup Sementara


.jpg)


