Ekonomi
Senin 08 Juni 2020 22:03
Warga Batu Sari melakukan aksi protes ke Pemkot Tangerang, Senin (08/06). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG - Persoalan penyaluran bantuan sosial alias bansos bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Tangerang masih menyisakan persoalan tersendiri. Beberapa diantaranya masih juga belum menerima, padahal PSBB sudah memasuki episode ketiga.

Persoalan dikeluhkan masyarakat diantaranya dari Kelurahan Batu Sari, Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang. Sebagian warga ini pada Senin (08/06) ikut melakukan aksi sebagai protes kepada Pemerintah Kota Tangerang.

Perwakilan warga Batusari tersebut ikut aksi dengan membawa banner bertulisakan keluhan mereka.

“Mana Hak Kami?? Pak Wali, PSBB Sudah 3X Perpanjang Bansos Tidak Pernah Kami Terima. Umumnya Kec Batu Ceper Khususnya Kel Batu Sari, Kami Butuh Penjelasan dan Keadilan”.

BACA JUGA: COVID-19 Banten Belum Melandai, Berikut Jumlah Kasusnya

Aski bersama elemen masyarakat Kota Tangerang lainnya pada hari itu juga menuntut transparanya Pemkot Tangerang akan anggaran Covid-19 yang dinilai tidak terbuka.

Seperti dari elemen masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Urban (GEMPUR), juga mempertanyakan bansos di Kota Tangerang.

"Pemerintah Kota Tangerang segera menyalurkan bantuan sosial untuk warga yang terdampak Covid-19" "Mempertanyakan jawaban sejelas-jelasnya anggaran Rp.144 miliar memang ada dinias terkait" beberapa point pernyataan sikap GEMPUR.

Bahkan mereka menuding Pemerintah Kota Tangerang hanya melakukan Prank kepada warga masyarakatnya.

Dan Patriot Nasional (PATRON) Kota Tangerang pun mendesak Pemkot Tangerang, Dinas Sosial Kota Tangerang, tidak memberikan harapan palsu terkait BLT.

“Wali Kota Tangerang Jangan Diam. Dinsos Mandul!!,” demikian tulisan-tulisan di spanduk yang mereka kibarkan hari itu di kantor Wali Kota dan DPRD Kota Tangerang. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek